• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 30 September 2022

Metropolis

One Week One Komisariat, Cara Pelajar NU Mojokerto Turba ke Sekolah-Pesantren

One Week One Komisariat, Cara Pelajar NU Mojokerto Turba ke Sekolah-Pesantren
Kegiatan 'One Week One Komisariat' yang digelar PC IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/ Yulia NH)
Kegiatan 'One Week One Komisariat' yang digelar PC IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/ Yulia NH)

Mojokerto, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Mojokerto menggelar One Week One Komisariat, Sabtu (12/02/2022). Kali ini, kegiatan dipusatkan Sekolah Menengah Kejuruan Islam (SMKI) Baburrohmah Mojosari, Mojokerto.

 

Kegiatan bertajuk ‘Akselerasi dan Eksistensi Komisariat Menuju Kaderisasi Ideal yang Unggul Berperadaban serta Berdaya Saing’ ini juga diisi dengan seminar anti narkoba. Adapun narasumbernya ialah penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto, Galih Candra Winata.

 

Ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto, Muhammad Bagus Sulaiman sangat mengapresiasi para kader PK IPNU-IPPNU SMKI Baburrohmah dari beberapa kecamatan yang begitu antusias untuk belajar memahami tentang bahaya penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

 

“Saya sangat mendukung dengan program ini, karena memang ini adalah salah satu realisasi dari Program Kerja (Proker) yang dicanangkan dari rapat kerja PC pada saat itu,” ungkapnya.

 

Menurutnya, hal ini merupakan langkah pertama untuk turba ke sejumlah Pimpinan Komisariat yang sudah berdiri. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan BNN Kota Mojokerto.

 

“Nanti akan terus berlanjut di setiap pekan ada acara seperti ini lagi dengan konsep yang berbeda,” ucapnya.

 

Ia menyebutkan, bahwa sejauh ini untuk lembaga Pendidikan yang belum terbentuk IPNU-IPPNU tetap akan sosialisasi pendirian secara bergilir. “Kita membawa daya jual untuk masuk dengan membawa sistem dan program untuk para pelajar,” katanya.

 

Sementara Wakil Ketua Bidang Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) PC IPNU Mojokerto, Ahmad Althof’ Athoillah mengatakan, kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk follow up pengakaderan di ranah lembaga pendidikan secara langsung.

 

“Artinya, selain fokus di pendirian Pimpinan Komisariat, juga fokus pada aspek pengembangannya,” kata mahasiswa UIN KH Ahmad Shiddiq Jember tersebut.

 

Dirinya menjelaskan, PK merupakan wadah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui proses kegiatan akademik maupun non akademik. Bahkan juga sebagai suatu gerakan strategis dalam penguatan keilmuan dan akidah pelajar.

 

“Kewajiban lembaga pendidikan bukan hanya mengajarkan materi kurikulum, tetapi juga mengkader dan mengawal seluruh siswanya agar tetap berada di rel yang benar,” tandasnya.


Metropolis Terbaru