• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 1 Juli 2022

Metropolis

Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 saat Nataru

Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 saat Nataru
Luhut Binsar Pandjaitan, Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali. (Foto: Kompas.com)
Luhut Binsar Pandjaitan, Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali. (Foto: Kompas.com)

Surabaya, NU Online Jatim

Pemerintah membatalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) secara serentak di semua wilayah. 

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, keputusan ini berdasarkan capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen, sedang dosis 2 mendekati 56 persen.

 

"Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun, kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan tahun baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan," katanya dilansir Kompas.com, Senin (6/12/2021). 

 

Menurut Luhut, pemerintah juga akan melarang semua jenis perayaan tahun baru di hotel, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata, dan tempat keramaian umum lainnya.

 

“Sementara untuk operasionalnya, hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi. Sementara untuk acara sosial budaya, kerumunan masyarakat yang diizinkan berjumlah maksimal 50 orang,” terangnya.

 

Luhut mengingatkan semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan munculnya virus varian baru jenis Omicron yang sudah dikonfirmasi di beberapa negara.

 

Menurutnya, perbatasan Indonesia akan terus diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia. 

 

“Perbatasan Indonesia akn tetap diperketat akses masuknya, terutama bagi warga negara asing,” tandasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru