• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 23 Januari 2022

Metropolis

NU Peduli Semeru

Doa Bersama Bagi Korban Erupsi Semeru Iringi Pelantikan NU di Sidoarjo

Doa Bersama Bagi Korban Erupsi Semeru Iringi Pelantikan NU di Sidoarjo
Pelantikan PRNU Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo yang diiringi dengan doa bersama dan ajakan berdonasi untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Pelantikan PRNU Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo yang diiringi dengan doa bersama dan ajakan berdonasi untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pelantikan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo masa khidmat 2021-2026 diiringi dengan doa bersama dan ajakan berdonasi untuk korban erupsi Gunung Semeru, Ahad (05/12/2021).

 

Acara pelantikan tersebut dipusatkan di Masjid Badrul desa setempat, dan diisi dengan mauidhah hasanah oleh Gus Sa’dulloh Syarofi, Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul (PCNU) Mojokerto.

 

Gus Sa’dulloh Syarofi dalam mauidhahnya menuturkan, bahwa derajat manusia akan naik apabila di dalam dadanya ada iman kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. 

 

“Untuk melengkapi derajat tersebut, kita sebagai manusia hendaknya berusaha menjadi sumbernya manfaat, setidaknya bagi sesama umat muslim,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, bahwa manusia harus belajar memperbanyak shadaqah harta. Bila tidak bisa dengan harta, paling tidak bershadaqah dengan doa. 

 

“Derajatnya shadaqah itu jariyah, banyak shadaqah yang hanya menjadi shadaqah tapi tidak naik derajatnya menjadi jariyah. Semoga yang hadir malam ini dijadikan Allah memiliki derajat dunia dan akhirat yang tinggi,” tuturnya.

 

Sementara Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukodono, H Fathul Ibad menyampaikan selamat atas dilantiknya PRNU Jumputrejo. Ia berpesan, agar sabar dan ikhlas dalam mengurus organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Sehingga kelak diakui menjadi santrinya Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari.

 

“Sesuai dengan harakah NU kita harus kompak, pemimpin dan yang dipimpin harus saling komunikasi. Dengan banyaknya jumlah pengurus yang dimiliki, Insyaallah cita-cita, tujuan, dan program kerja PRNU Jumputrejo akan lebih baik dari periode sebelumnya,” katanya.

 

Lebih lanjut, berkaitan dengan terjadinya bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu. Dirinya mengajak untuk mendoakan keselamatan warga terdampak bencana.

 

“Semoga Allah SWT memberikan keselamatan dan kesabaran kepada saudara-saudara kita di sana. Insyaallah MWCNU Sukodono melalui LAZISNU akan mengadakan aksi galang donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru. Kalau jenengan ada kelebihan rizqi, monggo bisa didonasikan,” tegasnya.

 

Kegiatan ini juga ditandai pembagian kaleng Koin NU secara simbolis kepada beberapa pengurus PRNU Jumputrejo sekaligus sebagai syiar bagi Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jumputrejo yang baru saja dibentuk.

  

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris MWCNU Sukodono, jajaran PRNU Jumputrejo beserta badan otonom (banom) NU dan lembaga yang akan dilantik, serta tamu undangan lainnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru