• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 8 Juli 2022

Metropolis

Penuh Semangat, Puluhan Santriwati Pesantren di Sidoarjo Ikuti Wisuda Tahfidz

Penuh Semangat, Puluhan Santriwati Pesantren di Sidoarjo Ikuti Wisuda Tahfidz
Isyimewa.
Isyimewa.

Sidoarjo, NU Online Jatim

Puluhan santriwati berbondong-bondong penuh semangat menuju lokasi perhelatan Wisuda Tahfidz Pesantren Al-Hidayah Putri Tarik di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (13/06/2021).

 

Wisuda ini dilaksanakan sebagai prosesi penamatan mulai dari jenjang tahfidz juz 30, surat-surat pilihan, dan 30 juz. Prosesi ini total diikuti sebanyak 81 santriwati. Perinciannya, 78 santriwati merupakan wisuda tahfidz juz 30 dan surat-surat pilihan.  Sedangkan tiga sisanya merupakan santriwati tahfidz 30 juz.

 

Di antaranya Sofiyah binti H Usman dan Nadhifatul Mu’tamaroh binti Mahrus Al-Ghozali asal Desa Cepiples Kecamatan Tarik, serta Nur Aisyah binti Imam Santoso asal Desa Plumbungan Kecamatan Sukodono.

 

Pengasuh Pesantren Al-Hidayah Tarik, KH Husnul Khitam berharap, dilakukannya wisuda ini sebagai sarana penambah semangat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.

 

“Saya berharap wisuda ini sebagai sarana penambah semangat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an, sehingga Al-Qur’an dapat menjadi pedoman kehidupan sehari-hari,” tutur Mustasyar MWCNU Tarik tersebut.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Hidayah KH Nur Cholis Said mengatakan, Yayasan Al-Hidayah saat ini menaungi beberapa lembaga pendidikan di antaranya meliputi RA Al Hidayah 1 Tarik, RA Al Hidayah 2 Tarik, SMP Unggulan Al Hidayah Tarik, dan SMK Taruna Tarik.

 

“Kami juga menaungi Pesantren Al-Hidayah Putra dan Pesantren Al-Hidayah Putri Tarik,” jelas Kiai Nur Cholis.

 

Ia berpesan kepada santriwati yang wisuda juz 30 dan surat-surat pilihan, agar ke depan terus semangat dan meningkatkan hafalannya hingga khatam 30 juz.

 

“Santriwati yang hari ini wisuda juz 30 dan surat-surat pilihan tetap semangat, agar nanti juga bisa wisuda tahfidz juz 30,” pungkasnya.

 

Pesantren Al Hidayah Tarik didirikan oleh KH Muhammad Said Hamdan pada tahun 1991 silam. Konon ia adalah seorang kiai yang memiliki peran besar di lingkungan masyarakat Kecamatan Tarik. Selain itu, Kiai Said Hamdan juga tercatat sebagai Rais pertama MWCNU Tarik dan menjabat selama lima periode.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru