• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Metropolis

PMII di Mojokerto Gelar Pelantikan sekaligus Mapaba, Ini yang Terjadi

PMII di Mojokerto Gelar Pelantikan sekaligus Mapaba, Ini yang Terjadi
Suasana pelantikan tiga rayon PMII KH Abdul Chalim Mojokerto, Sabtu (13/03/2021). (Foto: NOJ/ Ahmad Rofi).
Suasana pelantikan tiga rayon PMII KH Abdul Chalim Mojokerto, Sabtu (13/03/2021). (Foto: NOJ/ Ahmad Rofi).

Mojokerto, NU Online Jatim

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) KH Abdul Chalim Mojokerto mengelar  Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba), Sabtu (13/03/2021). Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Pelantikan Raya Pengurus Rayon sebagai penunjang kaderisasi lebih masif lagi di komisariat.

 

Piki Firmansyah, Ketua panitia pelantikan menyampaikan, kegiatan ini menjadi sejarah baru karena melangsungkan prosesi pelantikan tiga pengurus rayon persiapan sekaligus. Rayon Mahbub Djunaedi dari Fakultas Dakwah dan Rayon Chalid Mawardi dari  Fakultas Syariah.

 

"Kemudiaan Rayon Cholid Narbuko dari Fakultas Tarbiyah. Selain alasan efisiensi waktu juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antar kepengurusan rayon kedepan," jelasnya saat di Gedung Rektorat lt 3 Kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

 

Ia berharap, kepengurusan rayon ini nantinya dapat membuat forum kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah untuk menanggulangi radikalisme yang mulai menyebar di masyarakat.

 

"Kedepan, kaderisasi yang diharapkan lebih sistematis dan terstruktur. Selain itu, lebih memaksimalkan digitalisasi sebagai sarana dakwah di media sosial dengan kajian-kajian Islam Ahlussunnah wal Jamaah," harapnya.

 

Adapun untuk Mapaba dilaksanakan sejak Sabtu hingga Ahad (13-13/03/2021). Selama dua hari calon anggota baru akan diberikan materi-materi pengkaderan.

 

Ketua PK PMII KH Abdul Chalim, Muhammad Arifin mengungkapkan, kegiatan ini sangat luar biasa. Apalagi Mapaba bisa dikuti 150 peserta. Membludaknya peserta ini diluar dugaan dari yang ditargetkan oleh panitia dan pengurus komisariat.

 

"Ini di luar dugaan kami, dan ini merupakan sejarah baru bagi komisariat dan PMII Mojokerto. Karena setiap pengkaderan Mapaba jumlahnya tidak lebih dari 100 peserta," ungkap Arifin.

 

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi suatu kebanggaan sebagai kader PMII Komisariat  yang sejak awal pembentukan pada 28 Oktober 2017 sampai diperiode ketiga sudah mampu mencetak kader yang berkualitas.

 

"Dari segi intlektualnya, menejemen organisasinya serta loyalitas dan royalitas kader yang mampu dipertanggung jawabkan," bebernya.

 

Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom), Rudolf Cryseokamto mengatakan, kader PMII harus menata diri untuk membangun keseimbangan antara kuantitas dan kualitas. "Mari kita tingkatkan kualitas SDM kader PMII melalui kaderisasi yang sudah diatur dalam organisasi kita," ungkapnya.

 

 

Lebih lanjut, dosen IKHAC ini menyampaikan, saat ini banyak paham-paham radikalisme yang disebarkan di kalangan pemuda dan mahasiswa. "Untuk itu bagi kita di PMII, itu adalah ancaman. Maka PMII dan organisasi yang di lingkup mahasiswa dan kemasyarakatan untuk terus memastikan bahwa generasi muda terbebas dari paham radikalisme," katanya.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru