• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Metropolis

PW LTNNU Jatim Siapkan Program Andalan di Akhir Masa Khidmah

PW LTNNU Jatim Siapkan Program Andalan di Akhir Masa Khidmah
Rapat koordinasi PW LTNNU Jatim di aula KH M Bishri Sansuri, Surabaya. (Foto: NOJ/Pan)
Rapat koordinasi PW LTNNU Jatim di aula KH M Bishri Sansuri, Surabaya. (Foto: NOJ/Pan)

Surabaya, NU Online Jatim
Masa khidmah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan berakhir 2023 mendatang. Hal tersebut tentu saja berlaku bagi lembaga yang ada di dalamnya. Karena itu di sisa kepengurusan, sejumlah program tengah dipantau untuk memastikan dapat diselenggarakan sesuai rencana.
 

Hal tersebut juga dilakukan Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta’lif wan Nasyr nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur. Yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan rapat koordinasi sekaligus memperingati hari lahir ke-99 NU. Kegiatan berlangsung Selasa (15/02/2022) di aula KH M Bishri Sansuri, kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya. 
 

“Kegiatan ini bagian dari khidmah kepada NU, karenanya di sisa kepengurusan akan direncanakan program untuk direalisasikan,” kata Ketua PW LTNNU Jatim, H Ahmad Najib AR saat sambutan. 
 

Disampaikan Gus Najib bahwa rapat koordinasi ini merupakan kegiatan terakhir di kepengurusan setelah sempat tertunda karena mewabahnya Covid-19. Kendati demikian, alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut menyebutkan ada hikmah dari tertundanya rapat.
 

“Kegiatan ini istimewa karena berbarengan dengan harlah ke-99 NU,” terangnya di hadapan sejumlah undangan. 
 

Dirinya memberikan penjelasan bahwa telah terjadi pergantian pengurus dengan mempertimbangkan sejumlah aspek. Dari mulai keaktifan, domisili dan sejenisnya. “Saat ini kita telah membentuk kepengurusan baru menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” ungkapnya.
 

Pria yang tinggal di Kota Pasuruan tersebut mengingatkan kembali capaian yang telah dilakukan kepengurusan selama ini. Demikian pula kepada pengurus yang baru bergabung untuk mengetahui secara cermat visi dan misi, sekaligus tugas pokok dan fungsi seluruh pengurus.
 

“Termasuk divisi yang ada,” tegasnya.
 

Dikemukakan Gus Najib, bahwa ada penyesuaian divisi antara lain penerbitan dan kepustakaan, literasi dan jurnalistik, teknologi informasi dan konten kreatif. Juga ada divisi riset dan pengembangan kitab kuning. 
 

Salah satu yang menjadi garapan serius dari divisi penerbitan dan kepustakaan adalah menyiapkan buku NU Logi, yakni tulisan berjenis kronik dalam mengawal NU menuju abad kedua.
 

“Isinya adalah berdasarkan tanggal dan bulan sejak NU didirikan hingga memasuki abad kedua ini,” kata Wasid Masyhur. 
 

Dijelaskan dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini bahwa dengan demikian, ada waktu khusus dengan momentum tertentu yang menandakan perjalanan NU dari masa ke masa. Dan khusus buku yang akan rampung bulan September tersebut lebih tepatnya memberikan catatan waktu setiap sepuluh tahun dalam perjalanan NU.

Masing-masing divisi menyampaikan program prioritas sebagai andalan dalam menutup masa kepengurusan sekaligus sebagai panduan bagi penerus kepengurusan di masa mendatang.
 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga petang tersebut turut mengundang para tokoh yang juga sebagai pengurus. Seperti KH Mujab Mashudi, KH Imam Ghazali Said, Kiai Ma’ruf Asrori, Achmad Murtafi Haris, dan lainnya. PW LTNNU Jatim juga menerima bantuan alat multi media.


Metropolis Terbaru