• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Pantura

Dilantik, Muslimat NU di Lamongan Diharap Responsif atas Persoalan Warga

Dilantik, Muslimat NU di Lamongan Diharap Responsif atas Persoalan Warga
Prosesi pelantikan PAC Muslimat NU Tikung, Lamongan. (Foto: NOJ/ M Idris Muzaki)
Prosesi pelantikan PAC Muslimat NU Tikung, Lamongan. (Foto: NOJ/ M Idris Muzaki)

Lamongan, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan masa khidmat 2022-2026 resmi dilantik. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung MTs Nurul Ulum Desa Takeranklating, Tikung, Lamongan, Ahad (27/02/2022). Dalam kesempatan itu, kader Muslimat NU diingatkan agar responsif terhadap permasalahan masyarakat.


Pelantikan ini dihadiri Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Lamongan, Rais dan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, serta jajaran badan otonom (banom) NU.


Dalam sambutannya, Rais MWCNU Kecamatan Tikung, KH Achmad Sun'an menyampaikan, pelantikan bersama Muslimat NU di Kecamatan Tikung ini merupakan bukti kemajuan dan semangat tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat.


“Tanda-tanda ada nilai kemajuan sebuah organisasi ialah diwujudkan dengan khidmat yang berkualitas guna penataan organisasi yang lebih baik.


Dirinya pun mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Muslimat NU Tikung. Ia berharap, agar kepengurusan yang baru dilantik tersebut diberkahi oleh Allah SWT dan muassis NU dalam berkhidmat.


“Selamat dan sukses, mudah-mudahan kepengurusan yang baru ini senantiasa diberkahi oleh Allah, serta dapat mencapai kemajuan dan keberhasilan," imbuhnya.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Lamongan, Kartika Hidayati mengajak kepada jajaran PAC Muslimat NU Kecamatan Tikung untuk mengikuti perintah kiai serta lebih peka terhadap masalah-masalah yang tejadi di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan ibu-ibu.


“Muslimat NU adalah banom NU. Sudah semestinya Muslimat NU mengikuti perintah kiai. Dan sebagai organisasi dengan basis massa ibu-ibu, sudah seharusnya kita lebih peka terhadap permasalahan masyarakat," ungkap Kartika.


"Sense of belonging, rasa memiliki terhadap organisasi salah satunya adalah paham tentang aturan organisasi, paham tentang manajemen administrasi, dan kepemimpinan di Muslimat NU mulai Pimpinan Ranting (PR) sampai Pimpinan Pusat (PP)," imbuhnya.


Kartika menyampaikan, bahwa pihaknya sudah menjembatani Pimpinan Anak Cabang untuk berkolaborasi dengan pemerintah setempat terkait persoalan penanganan kesehatan masyarakat.


“Karena pemerintah tidak akan turun langsung ke masyarakat tanpa melibatkan ibu ibu muslimah atau para tokoh masyarakat setempat," pungkasnya.


Pantura Terbaru