• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Pantura

LPNU Mojokerto Belajar Kesuksesan Lamongan Kelola Toko Kulakan

LPNU Mojokerto Belajar Kesuksesan Lamongan Kelola Toko Kulakan
Pengurus LPNU Lamongan dan LPNU Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/Titik)
Pengurus LPNU Lamongan dan LPNU Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/Titik)

Lamongan, NU Online Jatim

Terbentuknya 'Toko Kulakan' oleh Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ullama (LPNU) Lamongan kini berhasil memotivasi LPNU se-Jawa Timur

 

Kali ini LPNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kemlagi Kabupaten Mojokerto melakukan studi banding di LPNU Lamongan, Rabu (25/08/2021). Kegiatan ini bertujuan untuk membranding toko perekonomian di wilayah Mojokerto.

 

Kegiatan studi banding tersebut digelar di kantor PCNU Lamongan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik pembuatan garam, gudang pengemasan beras, dan salah satu LPNU Lamongan.

 

Tarmudzi, Ketua LPNU Lamongan menyampaikan bahwa lembaganya saat ini memiliki beberapa produk yang sudah berjalan di antaranya, minuman NU Drizce, Dapur Koki, garam, minyak dan lain sebagainya.

 

“Beberapa usaha tersebut merupakan produk asli LPNU Lamongan yang tersedia di Toko Kulakan yang tersebar di Lamongan,” katanya.

 

Dirinya menambahkan bahwa sampai saat ini sudah ada 50 Toko Kulakan yang berdiri.

 

“Di wilayah Lamongan sudah ada 50 toko yang bekerja sama dengan Toko Kulakan. Untuk ke depan kita targetkan 500 Toko Kulakan yang tersebar sehingga bisa sampai menyentuh ke seluruh toko pracangan kecil milik masyarakat," tambahnya.

 

Founder kopi giras ini juga mengungkapkan bahwa ke depan LPNU Lamongan akan membantu dan memfasilitasi LPNU Kabupaten Mojokerto berupa aplikasi maupun sistem serta pemasokan bahan baku.

 

“Kami akan membantu LPNU Kabupaten Mojokerto dengan aplikasi, sistem, serta pasokan bahan baku,” ungkapnya.

 

Editor: Risma Savhira


Pantura Terbaru