• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Pantura

Melalui Jaringan LAZISNU, SMK Ma'arif NU Mantup Tanamkan Kedermawanan

Melalui Jaringan LAZISNU, SMK Ma'arif NU Mantup Tanamkan Kedermawanan
Siswa SMK Ma'arif NU Mantup Kabupaten Lamongan saat menyalurkan uang saku untuk sedekah. (Foto: NOJ/ Kamto)
Siswa SMK Ma'arif NU Mantup Kabupaten Lamongan saat menyalurkan uang saku untuk sedekah. (Foto: NOJ/ Kamto)

Lamongan, NU Online Jatim

SMK Ma'arif NU Mantup Kabupaten Lamongan mengajarkan amaliyah Ahlusunnah wal jamaah An Nahdhiyah dalam sikap dan perilaku bermasyarakat supaya menjadi ciri khas peserta didik. Selain itu, SMK Ma'arif NU Mantup juga mengajarkan kedermawanan kepada peserta didik.


“Kegiatan pembelajaran di sekolah selalu kami sampaikan tentang Amaliyah Ahlusunnah wal jamaah An Nahdhiyah serta keorganisasian Nahdlatul Ulama. Kami kenalkan lembaga-lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama,” kata Masheru, Kepala SMK Ma'arif NU Mantup.


Ia melanjutkan, pihaknya juga telah membentuk Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (JPZISNU). Tujuannya adalah membentuk karakter kedermawanan sekaligus mengenalkan kepada peserta didik bahwa NU memiliki lembaga pengelola zakat infaq dan sedekah.


"Harapan kami kelak mereka pun terbiasa menyalurkan zakat infaq sedekah melalui NU Care LAZISNU yang ada di daerahnya masing-masing," ungkap Masheru.


Sementara Suwadi, Ketua JPZISNU SMK Ma'arif NU Mantup menyampaikan, sedekah melalui JPZISNU adalah program unggulan guna diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


“Melalui JPZISNU kita ditanamkan kepekaan hati terhadap orang lain dan sesamanya, melatih kesadaran diri, peduli sosial terutama kepada orang yang membutuhkan,” ujarnya.


Kegiatan sedekah melaui JPZISNU ini merupakan kegiatan berupa sedekah harian yang bersifat anjuran (sunah) dan sedekah Jumat. Dalam praktiknya, peserta didik memasukkan sebagian uang sakunya ke kotak sedekah yang sudah disiapkan pihak sekolah. Adapun nominal untuk sedekah tidak ditentukan.


“Dana yang telah terkumpul dialokasikan untuk siswa yang terkena musibah, siswa sakit, santunan duka, baik dari siswa maupun wali siswa,” jelas Suwadi.​​​​​​​


Umar Fadoli, Ketua NU Care LAZISNU MWCNU Mantup mengapresiasi program yang telah dilaksanakan SMK Ma’arif NU Mantup. Selain mengenalkan Nahdlatul Ulama kepada generasi muda melaui JPZISNU, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa sosial serta belajar mengelola infak sedekah.


“Harapan kami di setiap sekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU terbentuk JPZISNU untuk mengelola infaq dan sedekah,” katanya.


Penulis: Kamto


Editor:

Pantura Terbaru