• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Pantura

Nikmat dan Menyehatkan, Mie Daun Kelor Bikinan Santri di Lamongan

Nikmat dan Menyehatkan, Mie Daun Kelor Bikinan Santri di Lamongan
Siswi SMK ISlam Bustanul Hikmah membuat mie traffic berbahan alami. (Foto: NOJ/TNM)
Siswi SMK ISlam Bustanul Hikmah membuat mie traffic berbahan alami. (Foto: NOJ/TNM)

Lamongan, NU Online Jatim

Mie traffic kini lagi ngetrend. Tapi mie bikinan santri Pondok Pesantren Bustanul Himah Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, ini beda dari mie traffic yang lain. Mereka membikin mie dengan bahan pewarna alami, yaitu daun kelor, buah naga, dan wortel. Selain maknyus, kuliner ini tentu saja baik untuk kesehatan penikmatnya.

 

Mie traffic berbahan alami itu dibuat oleh tiga siswa Prodi Tata Boga SMK Islam Bustanul Hikmah dan mulai diperkenalkan mereka sejak pandemi Covid-19 melanda negeri ini tahun lalu. Mereka berinisiatif membuat mie agar penganan yang dikonsumsi masyarakat bersih dan bebas dari bahan-bahan yang berpengaruh buruk pada kesehatan masyarakat.

 

Kepala Prodi Tata Boga SMK Islam Bustanul Hikmah, Elfira Dwi Astuti, menjelaskan, mie yang dibuat murid-muridnya itu memiliki ciri khas pada bahan pewarna alaminya. Untuk warna hijau dibuat dari ekstrak daun kelor, warna merah dari buah naga, dan untuk warna kuning berasal dari perasan buah wortel.

 

"Alhamdulilah, Ponpes Bustanul Hikmah melalui SMK Islam Bustanul Hikmah bisa memproduksi beberapa produk unggulan salah satunya adalah Mie Traffic, dengan menggunakan pewarna alami," kata Elfira kepada NU Online Jatim, Selasa (30/03/2021).

 

Ia menjelaskan, daun kelor dijadikan pilihan sebagai pewarna hijau mie karena kelor sangat mudah didapatkan di lingkungan sekitar dan juga sehat ketika dikonsumsi. Kandungan nutrisi yang terdapat di daun kelor adalah vitamin C yang lebih tinggi tujuh kali lebih banyak dari jeruk.

 

Elfira Dwi Atuti juga berharap mie traffic SMK Islam Bustanul Hikmah bisa menjadi produk unggulan, bukan hanya dikenal di lamongan, tapi juga di seluruh Indonesia.

 

Editor: Nur Faishal


Pantura Terbaru