• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 23 Mei 2022

Parlemen

Hikmah Bafaqih: SMAN 1 Taruna Bagil Contoh Pencegahan Paham Radikal

Hikmah Bafaqih: SMAN 1 Taruna Bagil Contoh Pencegahan Paham Radikal
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih (kiri) saat di SMAN 1 Bangil. (Foto: NOJ/A Toriq)
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih (kiri) saat di SMAN 1 Bangil. (Foto: NOJ/A Toriq)

Pasuruan, NU Online Jatim
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bangil yang akan berganti menjadi SMAN 1 Taruna Madani Bangil mendapat kunjungan langsung dari Komisi E DPRD Jawa Timur, Jumat (21/01/2022). 
 

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih mengatakan bahwa tujuan perubahan sekolah tersebut menjadi sekolah kesamaptaan dan kemaritiman adalah bentuk mencegah tumbuhnya radikalisme. 
 

Kata Hikmah berdasarkan pemetaan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Jawa Timur adalah salah satu daerah zona merah bahaya radikalisme.  Sehingga melalui sekolah taruna tersebut, yang di dalamnya berisi pendidikan wawasan kebangsaan, diharapkan bisa menjauhkan anak-anak dari radikalisme. 
 

"Untuk SMA Negeri 1 Taruna Madani ini kita menaruh apresiasi karena di samping aspek-aspek kesamaptaan, kemaritiman, wawasan kebangsaan, ada plusnya karena dibina langsung oleh beberapa pesantren besar di Pasuruan," kata Hikmah. 
 

SMAN 1 Taruna Madani Bangil nantinya, selain memberi pendidikan tentang kesamaptaan dan kemaritiman, juga akan memberi pendidikan berbasis pesantren. Melalui pengajaran tersebut, ia berharap anak-anak bukan hanya memiliki kecerdasan tapi juga akhlak mulia. 
 

"Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya selesai dari aspek kecerdasan lahir tapi juga memiliki kecerdasan batin dan akhlak mulia," ungap anggota Fraksi PKB ini. 
 

Nantinya sekolah tersebut terdiri dari dua pilihan yakni SMA yang berbasis reguler dan SMA berbasis taruna. Pagu untuk taruna adalah 200 peserta didik. 
 

"Jadi prioritasnya tetap mau yang taruna atau reguler untuk warga Bangil," ungkapnya. 
 

Ke depan, SMAN 1 Taruna Madani Bangil ini akan menerapkan program orang tua asuh. Di mana perusahaan-perusahaan di Bangil akan membiayai sekolah bagi siswa tidak mampu hingga lulus. 
 

"Untuk orang tua asuh, itu kerja sama dengan corporate. Nanti Baznas Jatim yang akan memberikan," jelasnya. 
 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan bahwa saat ini Jawa Timur telah memiliki 4 sekolah berbasis kesamaptaan. Ia menargetkan 2 sekolah lagi menjadi sekolah kesamaptaan. 
 

"Yang pertama di SMAN 1 Bangil ini dan kedua di Lamongan," ungkapnya. 
 

Kata Wahid, ada banyak keuntungan yang akan diterima jika sekolah reguler menjadi sekolah taruna. Salah satunya adalah akan lebih banyak siswa yang diterima di akademi kemiliteran, akademi polisi dan PTN (Perguruan Tinggi Negari), seperti yang  dialami beberapa sekolah berbasis kesamaptaan lain. 
 

"SMA Taruna ini istimewah karena 90 persen lebih peserta didik akan diterima di akademi kemiliteran, akademi polisi, perguruan tinggi  negeri bahkan perguruan tinggi di luar negeri," tutupnya.


Editor:

Parlemen Terbaru