• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 31 Januari 2023

Parlemen

Sekretaris Jenderal Gerindra Beberkan Manfaat Ngopi Bareng

Sekretaris Jenderal Gerindra Beberkan Manfaat Ngopi Bareng
Ngopi bareng di DPD Gerindra. (Foto: NOJ/Totok)
Ngopi bareng di DPD Gerindra. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim

Bahasa 'ngopi dulu' bagi masyarakat Jawa Timur sudah tidak asing lagi didengar telinga. Kendati nantinya pesen es teh manis atau susu hangat, hingga nutrisari es. Sebab nyatanya bukan terletak dari pesannya apa, namun yang penting adalah perkumpulannya. Perilaku dengan bahasa tersebut ternyata juga dipakai oleh petinggi Partai Gerindra. 

 

Dalam kunjungan Sekertaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani ke Kantor DPD Jatim membahas hal yang sama dalam hal memperingati Hari Santri Nasional. 

 

Filosofi ngopi dulu bukan hanya sekadar menikmati gilingan biji hitam dengan seduhan air hangat dipadu sesendok gula. Lebih dari itu, manfaat ngopi dulu begitu banyak, apalagi ngopinya bersama-sama. Karena ternyata berpartai pun menurutnya juga demikian. 

 

"Saya berkaca pada banyak sejarah. Dulu tokoh-tokoh besar dunia banyak muncul dari hasil ngopi-ngopi," kata Ahmad Muzanni di depan kader Gerindra, Jumat (22/10).

 

Tidak hanya tokoh dunia, kebiasaan ngopi dan nongkrong pun ia katakan juga sering dilakukan para ulama pendahulu bangsa ini. Hidup bersama-sama, gotong royong sambil berbagi keluh kesah, sering kali terjadi ketika ngopi dan kumpul bersama.

 

"Kiai-kiai juga sama di Jawa Timur, dalam forum pengajian, tahlilan, dan dalam forum apa saja sehingga nanti muncul pemikiran-pemikiran," paparnya. 

 

Ia pun berharap semua kader partai juga mengikuti jejak yang sama, terjun langsung ke masyarakat, berdiskusi, melakukan pendekatan persuasif, sehingga mengerti terhadap keluh kesah masyarakat di akar rumput. Selanjutnya ditransfer menjadi kebijakan yang pro terhadap kemaslahatan ummat.

​​​​​​​

"Luangkan waktu yang banyak untuk saling bersilaturahmi. Karena ide orisinalitas pemikiran, seringkali muncul ketika kita duduk-duduk bersama," ujarnya.


Parlemen Terbaru