• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 5 Februari 2023

Pemerintahan

Oleh-Oleh Khas Tuban, Kerupuk Cumi Hitam Buatan Santri Darun Najah

Oleh-Oleh Khas Tuban, Kerupuk Cumi Hitam Buatan Santri Darun Najah
Produk buatan santri Pesantren Darun Najah Tuban yang bisa menjadi buah tangan
Produk buatan santri Pesantren Darun Najah Tuban yang bisa menjadi buah tangan

Tuban, NU Online Jatim

Olahan cumi saat ini sangat bervariasi, cumi selain nikmat dimasak juga ternyata sangat nikmat bila dibuat menjadi kerupuk. Cita rasa dan aroma cumi yang gurih bisa dibuat teman makan atau sekedar camilan. Inovasi ini pun juga dilakukan oleh Pondok Pesantren Darun Najah Tuban.

 

As’ad Mas’ud, Pengasuh Pesantren Darun Najah, mengatakan jika mulanya ingin menciptakan sesuatu yang berbeda yang bisa menjadi camilan. Terbesitlah cumi yang mudah didapat di daerah pesisir dekat dengan kawasan pesantren.

 

“Akhirnya membuat kerupuk cumi, karena kan masih jarang kerupuk cumi ini. Biasanya kan kerupuk ikan, tapi kami disini juga ada kerupuk ikan,” terangnya.

 

Dijelaskan Kiai Mas’ud jika kerupuk cumi ini dibuat dari bahan baku cumi yang segar, dengan menggunakan cumi segar membuat hasil kerupuk lebih enak.

 

“Warna kerupuknya kan hitam, ini kami tidak menggunakan pewarna. Tapi menggunakan tinta hitam asli dari cumi tersebut,” ungkapnya.

 

Kiai Mas’ud mengatakan kerupuk cumi ini sangat khas dengan rasa gurih daging cumi membuat banyak kalangan suka dengan camilan tersebut. Khususnya menurutnya sangat laris dijual di jalur pantura, meski pandemi Covid-19, tak bisa dipungkiri mengalami penurunan omzet.

 

“Kerupuk cumi hitam ini biasanya dibuat oleh-oleh khas Tuban, apalagi paling laku di jual di jalur pantura. Tapi memang pandemi ini ada penurunan, karena beberapa toko tutup,” ungkapnya yang menjelaskan jika pemasaran kerupuk cumi dititipkan di toko-toko atau pusat oleh-oleh di Tuban.

 

Meski demikian, tak menyurutkan semangat santri Pesantren Darun Najah untuk tetap berwirausaha. Terbaru, dikatakan Kiai Mas’ud para santri membuat akuarium mini yang saat ini juga tengah marak di masa pandemi.

“Pandemi juga membawa berkah tersendiri bagi usaha kami yang baru dirintis oleh santri kami, yaitu aquarium mini yang terbuat dari paralon,” ujarnya.

 

Menurutnya masa pandemic ini banyak orang yang mencari sesuatu hal yang bisa menghilangkan kejenuhan. Memandangi aquarium dengan dekorasi yang indah dan ikan hias di dalamnya, bisa menjadi alternative hiburan.

 

“Ukurannya beragam, tergantung pelanggan mau ukuran berapa. Karena kami memang menjual by order. Alhamdulillah usaha ini jalan, beberapa juga kami tawarkan secara online,” pungkasnya.

 

Bergabung menjadi salah satu peserta OPOP Jatim, membuat Pesantren Darun Najah Tuban semakin semangat dalam urusan wirausaha. Menurut Kiai Mas’ud hal itu bisa menjadi bekal saat santri lulus nanti.

 

“Banyak yang didapat saat mengikuti OPOP ini, banyak pelatihan yang memberikan dampak bagi usaha kami. Saya berharap agar santri-santri ini saat lulus nanti, ada pandangan wirausaha. Syukur-syukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” tuturnya.

 

Semangat Pesantren Darun Najah Tuban patut diapresiasi. Meski kondisi pandemi tak membuat santri patah arang, malah mengembangkan usaha baru agar usaha pesantren terus produktif. Sobat OPOP jika ingin mencicipi gurihnya kerupuk cumi atau ingin memesan aquarium mini, langsung saja sila hubungi Kiai Mas’ud (0822 – 2928 – 1174).


Pemerintahan Terbaru