• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 20 April 2024

Pemerintahan

Pemkot Malang Terima Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2023

Pemkot Malang Terima Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2023
Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat saat menerima penghargaan. (Foto: NOJ/ Dok. Prokopim Setda Kota Malang)
Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat saat menerima penghargaan. (Foto: NOJ/ Dok. Prokopim Setda Kota Malang)

Malang, NU Online Jatim

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2023 kategori Pemberdayaan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) dari salah satu stasiun televisi nasional di Jakarta, Jum’at (01/12/2023).


Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan terobosannya dalam mendukung UMKM, seperti program ‘Kemis Mbois’ yang mewajibkan ASN dan non ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menggunakan produk UMKM lokal dan kebijakan.


Prestasi ini didapatkan karena Pemkot Malang dinilai mampu mendorong pemberdayaan UMKM melalui berbagai kebijakan, antara lain dengan pelibatan UMKM dalam agenda pemerintahan, baik skala lokal, nasional, regional, dan global.


“Selain itu juga bantuan dan perluasan akses pasar UMKM hingga pendampingan untuk go Internasional melalui program sertifikasi halal, uji nutrisi, label SNI, dan lain sebagainya,” ujarnya.


Menurutya, setelah pandemi Covid-19, Kota Malang benar-benar bangkit dengan fokus pada sektor ekonomi unggulan seperti perdagangan dan jasa, khususnya UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif.


“Dunia saat ini sedang banyak disrupsi sehingga kita harus melakukan upaya bagaimana agar ekonomi terus tumbuh. Nah, kekuatan Indonesia dan Kota Malang salah satunya adalah UMKM-nya. Maka gagasan Kemis Mbois kami cetuskan sebagai gerakan agar kita semakin tumbuh kecintaan pada produk UMKM lokal,” terangnya.


Ia menjelaskan, ‘mbois’ berasal dari bahasa Malang yang berarti keren. Oleh karena itu, setiap hari Kamis, ada Kemis Mbois, di mana ASN dan non ASN mengenakan pakaian mbois yang dibuat oleh UMKM Kota Malang. Ada aksesoris, sepatu dan tas, serta hijab bagi mereka yang menggunakannya.


“Ini kami kuatkan dengan penerbitan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Pedoman Pakaian Hari Kamis di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Untuk pemasaran juga optimalisasi pemanfaatan katalog lokal dan Jatim Bejo. Program bantuan berupa peralatan produksi, temu bisnis dan fasilitasi merek juga menjadi stimulan untuk mendorong UMKM semakin maju dan berkembang,” jelasnya.


Ia mengaku, penghargaan ini mendorong Kota Malang untuk mendorong UMKM agar selalu meningkatkan kualitas produknya, memperluas pasar, dan menciptakan produk yang menarik bagi pelanggan. Ini akan membuat Kota Malang lebih mampu menarik pasar lokal dan Internasional yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.


Selain menerima penghargaan, ia juga berpartisipasi dalam talk show dengan kepala daerah yang menerima penghargaan. Dalam wacana tersebut, ia menyatakan pengembangan dan penguatan UMKM memiliki efek berlipat ganda, salah satunya adalah penurunan tingkat kemiskinan di Kota Malang.


Pemerintahan Terbaru