• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Pendidikan

818 Mahasiswa Unisma Diterjunkan untuk Mengabdi ke Masyarakat

818 Mahasiswa Unisma Diterjunkan untuk Mengabdi ke Masyarakat
Penyematan atribut tanda peserta KSM oleh Prof Dr H Maskuri, Rektor Unisma. (Foto: NOJ/timesindonesia)
Penyematan atribut tanda peserta KSM oleh Prof Dr H Maskuri, Rektor Unisma. (Foto: NOJ/timesindonesia)

Malang, NU Online Jatim
Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) merupakan program wajib bagi mahasiswa akhir Universitas Islam Malang (Unisma). Mereka melaksanakan pengabdian masyarakat guna memperoleh pengalaman nyata.
 

Rektor Unisma berangkatkan 818 mahasiswa Semester Gasal terjun ke tengah masyarakat. KSM dilaksanakan secara offline selama satu bulan mulai dari Sabtu (05/02/2022) hingga Sabtu (12/03/2022) mendatang.
 

Kali ini, peserta KSM berasal dari semua fakultas antara lain 437 mahasiswa Fakultas Agama Islam, 104 mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis, 100 mahasiswa FKIP, 88 mahasiswa Fakultas Teknik, 33 mahasiswa Fakultas Hukum, 13 mahasiswa Fakultas MIPA, 13 mahasiswa Fakultas Pertanian, 12 mahasiswa Fakultas Peternakan, 11 mahasiswa Fakultas Administrasi, dan 7 mahasiswa Fakultas Kedokteran.
 

Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si. menuturkan bahwa, para mahasiswanya sudah memiliki bekal yang cukup untuk mengabdikan diri di masyarakat. KSM merupakan program wajib yang harus ditempuh sebelum nantinya mahasiswa benar-benar menjadi bagian dari masyarakat setelah lulus kuliah.
 

“Mereka sudah mempunyai tanggung jawab yang besar dengan pengetahuan yang dimiliki,” ujarnya.
 

Ia menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti KSM akan mengarah pada indikator utama. Dengan mengangkat kegiatan tematik, nantinya mereka akan berkolaborasi dengan beberapa pihak.
 

“Misalnya, karang taruna, muslimat, aparatur pemerintah, dan elemen daerah. Saya harap mahasiswa KSM Unisma ini dapat menjadikan masyarakat yang kurang kreatif menjadi kreatif. Walau di masa pandemi ini,” tandasnya.
 

Sementara itu, Ketua LPPM Unisma, Dr. Nour Athiroh AS, S.Si., M.Kes menyampaikan, KSM sendiri adalah program layanan pengabdian dan merupakan intrakurikuler yang dilaksanakan perguruan tinggi untuk mendukung program aplikasi implementasi pada masyarakat.
 

“Sebelum melaksanakan KSM, mahasiswa dibimbing langsung oleh 21 Dosen Pendamping Lapangan (DPL),” katanya.
 

Dirinya menegaskan, mahasiswa yang berhalangan mengikuti KSM dapat diganti dengan indikator lain seperti membuat artikel pengabdian yang dibimbing oleh DPL. Di samping itu, sebelum melaksanakan KSM, mahasiswa akan menjalankan tiga prosedur. Diantaranya bimbingan bersama DPL, pembekalan KSM, dan menaati protokol kesehatan.
 

“Dalam program KSM juga terdiri beberapa kelompok. Dalam satu kelompok ada 10 mahasiswa dari berbagai jurusan berbasis keilmuan,” pungkasnya.
 

Pelepasan mahasiswa KSM digelar luring di Gedung Pascasarjana Unisma dan daring melalui live streaming di kanal YouTube Humas Unisma. Hadir di kegiatan tersebut Rektor dan Wakil Rektor Unisma, Ketua LPPM Unisma, Bupati Malang serta perwakilan mahasiswa KSM.


Pendidikan Terbaru