• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Mei 2024

Pendidikan

Dosen Unusa Bagikan Strategi dan Motivasi Kuliah Jenjang Doktoral

Dosen Unusa Bagikan Strategi dan Motivasi Kuliah Jenjang Doktoral
Ilustrasi kuliah S3 atau doktoral. (Foto: NOJ/ ISt)
Ilustrasi kuliah S3 atau doktoral. (Foto: NOJ/ ISt)

Surabaya, NU Online Jatim

Seorang dosen memiliki kewajiban tidak tertulis untuk melanjutkan studi ke jenjang paling tinggi, yakni S3 atau doktoral. Namun, tidak semua dosen bergelar doktor secara otomatis memiliki kualitas mumpuni, yang disebabkan beragam hal.

 

Untuk itu, dosen Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Fajar Annas Susanto SKom MKom, membagikan sejumlah strategi jitu dan motivasi belajar dalam menempuh pendidikan S3 agar sesuai dengan yang diharapkan.

 

“Untuk bisa diterima S3 di perguruan tinggi tertentu, baik dalam negeri maupun luar negeri, harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya dilansir dari laman resmi Unusa, Ahad (14/04/2024).

 

Ia mengatakan, strategi tersebut di antaranya meliputi persiapan awal dalam menempuh pendidikan S3. Adapun strategi tersebut ia membaginya dalam empat hal. Pertama, menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang menjadi tujuan.

 

“Tentukan perguruan tinggi tujuan dan pahami persyaratan administrasi yang dibutuhkan, seperti sertifikat TOEFL/IELTS dan TKDA/TPDA dengan passing grade yang sudah ditentukan, surat rekomendasi, ijazah dan transkrip nilai serta pengalaman meneliti baik sendiri ataupun join research,” katanya.

 

Kedua, mencari promotor dan co-promotor sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki. Ia menyebutkan, pada tahap admission, sangat perlu mencari promotor/co-promotor penelitian yang sebidang dan memiliki arah penelitian yang sesuai, khususnya di kampus yang akan dituju.

 

“Hal ini bertujuan untuk membuat proposal penelitian tahap awal, sehingga bisa menjadi modal dalam melakukan wawancara saat tes masuk,” terangnya.

 

Ketiga, mendapatkan pendanaan atau beasiswa. Untuk mencapai hal ini, lanjut Fajar, diperlukan upaya pencarian beasiswa secara intensif. Di samping itu, penting pula melamar ke berbagai sumber beasiswa dan memastikan persyaratan-persyaratan beasiswa terpenuhi seperti LPDP atau BPI untuk Dalam Negeri atau beasiswa dari Lembaga-lembaga lain baik di dalam negeri ataupun Luar negeri.

 

“Atau juga bisa beasiswa dari instansi tertentu dengan seleksi perjanjian yang sudah disepakati,” ungkap Fajar.

 

Keempat, menjaga konsistensi dan kesehatan. Menurutnya, setiap calon mahasiswa tingkat doktoral hendaknya dapat mempersiapkan diri untuk menjaga konsistensi dan kualitas akademik, serta beradaptasi dengan lingkungan baru.

 

“Di sisi lain perlu juga menjaga kesehatan mental selama proses kuliah S3 di samping selalu menjaga kesehatan fisik,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, persiapan lain yaitu diperlukan juga semangat atau motivasi dalam menyelesaikan gelar S3. Motivasi tersebut bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk dorongan untuk mencapai target kelulusan tepat waktu, memperoleh beasiswa bergengsi, dan mendalami proses bidang ilmu yang semakin spesifik.

 

“Selain itu, menjaga motivasi dan ketekunan selama proses kuliah S3 juga merupakan kunci sukses dalam menyelesaikan studi tepat waktu,” pungkasnya.


Pendidikan Terbaru