• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Mei 2022

Pendidikan

Dua Dosen Unusa Bikin Balai Pintar Tolitokun

Dua Dosen Unusa Bikin Balai Pintar Tolitokun
Dua dosen Unusa yang bikin Balai Pintar Tolitokun. (Foto: Dokumentasi Unusa)
Dua dosen Unusa yang bikin Balai Pintar Tolitokun. (Foto: Dokumentasi Unusa)

Surabaya, NU Online Jatim

Dua dosen Fakultas Keperawatan Kebidanan (FKK) Unusa, yakni Iis Noventi S.Kep.,Ns.,M.Kep dan Sulistyorini S. Kep., Ns., M. Tr. Kep, melakukan pengabdian masyarakat dengan membentuk Balai Pintar Tolak Linu Tolak Pikun (Tolitokun) yang ada di RT 06 Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo.

 

Iis menjelaskan, langkah ini dilakukan agar warga lanjut usia (lansia) yang ada di wilayah RT 06 Kelurahan Wonokromo tidak mudah sakit linu maupun pikun. Kegiatan ini dilakukan Puskesmas sebagai salah satu upaya untuk melakukan pemantauan lansia terkait kesehatan, penyuluhan dan aktivitas olahraga.

 

“Ini dilakukan untuk menjaga kesehatan sekaligus pemantauan kesehatan para lansia,” ungkapnya.

 

Dikatakan Iis, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kegiatan lansia di wilayah tersebut tidak terpantau. “Melalui Tolitokun membuat lansia bisa mengetahui kesehatannya dan melakukan olahraga,” katanya.

 

Iis menilai lansia juga memerlukan dukungan dari lingkungan dan support sosial yang diperoleh dapat meningkatkan motivasi, merubah persepsi dan perubahan perilaku, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pencegahan demensia secara dini.

 

Melalui Balai Pintar Lansia Tolitokun, saya berharap dapat menciptakan lingkungan dan dukungan masyarakat untuk tercapainya lansia yang aktif, produktif, dan mandiri. “Sehingga bisa membentuk lingkungan yang ramah terhadap lansia sekaligus dapat memberdayakan lansia,” ucap Iis.

 

Fathoni, salah satu lansia di wilayah itu menjelaskan, dirinya sangat terbantu dengan hadirnya Balai Pintar lansia Tolitokun sekaligus mendapat bimbingan dari dosen Unusa. “Kesehatan kami jadi terpantau dan juga dapat mengatasi lansia tidak mudah pikun,” ujarnya.

 

Fathoni berharap kegiatan ini akan berlangsung secara kontinyu, karena apa yang dilakukan dosen Unusa ini sangat bermanfaat. “Kehadiran balai ini dapat membimbing para lansia untuk bisa mengatasi kesehatan yang kerap dialami seperti linu sendiri hingga pikun,” ucapnya.

 

Editor: Nur Faishal

 

 


Pendidikan Terbaru