• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Pendidikan

Unusa Gelar TOT Tadris Matematika bagi Puluhan Guru SD LP Ma'arif NU

Unusa Gelar TOT Tadris Matematika bagi Puluhan Guru SD LP Ma'arif NU
Pelaksanaan pelatihan TOT Tadris Matematika di Unusa. (Foto: NOJ/Humas Unusa)
Pelaksanaan pelatihan TOT Tadris Matematika di Unusa. (Foto: NOJ/Humas Unusa)

Surabaya, NU Online Jatim
Pendidikan memiliki peranan penting dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang tinggi dalam bidang pengetahuan dan teknologi. Namun, hal itu tidak bisa berjalan mulus, karena beberapa siswa masih ada yang menganggap bahwa matematika menjadi momok yang menyeramkan.

 

Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) bersama NU Circle dan Paragon Corp berinisiatif menggelar Training of Trainer (TOT) program Tadris Matematika bagi guru Sekolah Dasar (SD) yang bertajuk ‘Membangun Generasi Emas Indonesia 2045’ di Auditorium Unusa Tower Kampus B, Sabtu (09/04/2022).

 

Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng. mengatakan, sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi, maka penguasaan matematika sangat diperlukan. “Sasarannya adalah siswa di sekolah dasar karena bagian dari pembentukan generasi emas, sehingga dengan menguasai matematika kita bisa bersaing dengan bangsa lainnya," katanya.

 

Wakil Rektor I Unusa Prof. Kacung Marijan PhD. Berharap, melalui TOT guru-guru matematika bisa mengajarkan matematika kepada siswa dengan cara asik dan menyenangkan. “Dipilihnya kelompok guru, harapannya bisa menularkan kepada guru matematika lainnya di kota asal para peserta," ujarnya.

 

Senada dengan itu, Ketua Umum NU Circle Dr. R Gatot Prio Utomo, S.T., M.T menjelaskan, pelatihan difokuskan kepada guru SD yang merupakan guru matematika. Peserta dapat memahami cara mengajarkan matematika yang baik sehingga ke depannya bisa mengajarkan ilmu tersebut ke guru matematika lain.

 

"Maka generasi ke depan bisa lebih baik, karena bagaimana pun ilmu dan teknologi butuh matematika. Jika generasi muda kita senang dengan matematika, maka ke depan akan lebih baik bangsa ini," ucapnya.

 

Melalui pelatihan TOT ini, Gatot berharap semua guru SD yang ada di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Maarif bisa memberikan ilmu yang diperoleh ke sesama guru, sehingga pelatihan ini tidak hanya untuk siswanya saja, tapi guru matematika lainnya.

 

"Goal besarnya bisa mencetak generasi emas untuk Indonesia," jelasnya.

 

Sedangkan, Master Trainer Gernas Tastaka, Siti Andriani menambahkan, dalam TOT peserta atau guru dikenalkan pada beberapa pendekatan proses yang disesuaikan dengan pola pikir anak.

 

"Kami akan kenalkan pendekatan kongkrit gambar abstrak yang dapat membantu para guru, karena matematika jika diajarkan dengan cara benar dan menyenangkan tidak lagi menjadi momok yang menakutkan," terangnya.

 

Andri mengungkapkan, mengajarkan matematika itu harus disesuaikan dengan pola pikir anak urutannya melalui proses gambar, kongkrit, baru ke abstrak. Pada belajar bilangan juga harus sesuai dengan kepekaan dan keterampilan.

 

"Jadi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara mengajar matematika agar siswa bisa memahami dan senang. Ini semua akan diberikan dalam TOT yang akan berlangsung selama lima hari atau 36 jam tatap muka," ungkapnya.

 

Sementara perwakilan dari Paragon Corp sebuah perusahaan kosmetik yang berpusat di Bandung, Desti Putri Lestari menegaskan, pihaknya mendukung pemberian CSR di bidang pendidikan karena menjadi salah satu pilar dari empat pilar SCR yang menjadi kebijakan perusahaan. Pilar lainnya antara lain, kesehatan dan lingkungan hidup.

 

Perlu diketahui, sebanyak 80 perserta berasal dari guru SD di bawah naungan LP Ma'arif NU Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, serta Bojonegoro. Selain itu ada dari sekolah dasar mitra Unusa dan mahasiswa Unusa. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 9-14 April 2022.


Pendidikan Terbaru