Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Penjelasan Rinci soal Zakat Fitrah

Penjelasan Rinci soal Zakat Fitrah
Untuk zakat fitrah, berlaku ketentuan khusus. (Foto: NOJ/Ppg)
Untuk zakat fitrah, berlaku ketentuan khusus. (Foto: NOJ/Ppg)

Khusus di bulan Ramadlan, umat Islam diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah. Sejumlah ketentuan hendaknya dipahami dengan benar agar ibadah yang dijalankan sesuai aturan yang digariskan syariat.

 

Dan secara khusus, berikut penjelasan rinci dari ibadah tersebut:
 

  1. Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang harus dikeluarkan oleh setiap orang Islam pada saat menjelang hari raya Iedul Fitri.

 

Artikel diambil dariTuntunan Praktis Zakat Fitrah 

 

  1. Hukum Zakat Fitrah
    Zakat fitrah adalah hukumnya wajib. Hal itu berdasarkan sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:

 

 فَرَضَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الفِطْرِ -مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ

 

Artinya: Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah (pada bulan Ramadlan kepada setiap manusia) (HR Bukhari – Muslim).

 

  1. Orang yang Wajib Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah wajib bagi  setiap orang Islam, untuk dirinya sendiri dan untuk orang-orang yang berada dalam tanggungannya, yaitu dari :

- Laki-laki     

- Perempuan

- Anak-anak

- Orang dewasa

- Budak

- Orang tua

- Dan setiap orang yang merdeka (bukan budak).
 

  1. Macam Zakat Fitrah

Zakat fitrah pada intinya adalah menggunakan makanan atau kebutuhan pokok dari suatu wilayah terkait.

Berikut ini adalah hal-hal yang diperbolehkan digunakan untuk zakat fitrah :

- Gandum

- Kurma

- Susu

- Anggur kering

- Beras

- Danm lainnya.

 

  1. Ukuran Zakat Fitrah

Menurut pendapat mayoritas ulama, bahwa zakat fitrah dikeluarkan dengan kadar ukuran 1 sha’. Yaitu sekitar 2,5 sampai 3,0 kilogram.
 

  1. Membagikan Zakat Fitrah

Zakat fitrah itu harus dibagikan kepada kelompok berikut ini :

- Fakir

- Miskin

- Petugas zakat

- Muallaf

- Budak

- Orang yang terlilit utang

- Orang yang sedang dalam jalan Allah

- Dan orang yang sedang dalam perjalanan jauh yang bukan maksiat.

 

  1. Waktu menunaikan Zakat Fitrah

Zakat fitrah ditunaikan pada:

- Sebelun ditunaikannya shalat Ied

- Dan boleh dikeluarkan pada awal bulan Ramadlan

Maka jika zakat fitrah dikeluarkan setelah shalat Ied, maka dihitung sebagai shadaqah biasa, dan belum menggugurkan kewajiban zakat fitrah.

 

  1. Lafadz Niat Zakat Fitrah

Lafadz niat zakat fitrah yang dikeluarkan untuk diri sendiri.

 

  نَوَيْتُ عَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضَ للهِ تَعَالَى

 

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku fardlu karena Allah.

 

Lafadz niat zakat fitrah yang dikeluarkan untuk orang lain.

 

نَوَيْتُ عَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ …… فَرْضَ للهِ تَعَالَى

 

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk ……. fardlu karena Allah.
 

  1. Doa saat Mengeluarkan dan Menerima Zakat Fitrah

Doa bagi orang yang mengeluarkan zakar fitrah:

 

 اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا  

Artinya: Ya Allah jadikan ia sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikan ia pemberian yang merugikan.

 

Doa bagi orang yang menerima zakat fitrah:

 

اَجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَبَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَاجْعَلْهُ لَكَ طَهُوْرًا  

 

Artinya: Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan barakah atas harta simpananmu dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.

 

F1 Bank Jatim  Syariah 17/9