Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Politisi Jatim Dukung Aparat Kepolisian Berantas Jaringan Narkoba di Pesantren

Politisi Jatim Dukung Aparat Kepolisian Berantas Jaringan Narkoba di Pesantren
Ubaidillah, Anggota Komisi A DPRD Jatim. (Foto: NOJ/Totok)
Ubaidillah, Anggota Komisi A DPRD Jatim. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Ubaidillah dukung penuh aparat kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pondok pesantren. Dukungan ini dikatakannya, mengingat peredaran narkoba di lingkungan pesantren sangat marak terjadi, terlebih pihak Polda Jatim membuktikan bahwa peredaran narkoba di pesantren memang betul terjadi.

 

"Tugas kita bersama mendukung aparat kepolisian untuk menindak peredaran narkoba di pesantren, kalau itu memang terjadi," kata Ubaidillah, saat ditemui di ruangannya, Jumat (15/04/2021).

 

Ubaidillah mengungkapkan, pemberantasan jaringan narkoba di lingkungan pesantren dibutuhkan andil bersama, tidak hanya peran dari aparat berwajib. Lebih-lebih peran aktif masyarakat dalam mencegah masuknya barang haram ini juga sangat dibutuhkan. Ia mengingatkan, narkoba merupakan ancaman besar bagi generasi mendatang, oleh sebab itu butuh kesadaran kolektif dalam pencegahan dan pemberantasannya.

 

"Ini menjadi tugas bersama agar ke depan kejadian ini tidak terjadi lagi. Sehingga patut menjadi refleksi bersama menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba ini," ungkap Ubaidillah. 

 

Ketua Garda Bangsa Jatim ini menyarankan, agar pembelajaran tentang narkoba juga diberikan di pesantren. Dengan harapan santri paham terhadap seluk beluk ancaman dan bahaya obat candu ini.

 

"Sebab fakta narkoba di pesantren menjadi pukulan telak bagi banyak pihak, khususnya para kiai dan orang tua. Sebab pesantren yang selama ini menjadi patron pendidikan di tengah masyarakat, kini tersentuh juga jahatnya narkoba," ujarnya.

 

Oleh sebab itu, politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) akan terus berkoordinasi dengan mitra kerja di lingkungan pemerintah, para ulama, para pengasuh pesantren, khususnya kiai dari Nahdlatul Ulama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba yang mengancam kalangan santri.

 

"Kami akan memberitahukan kepada mitra kerja, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Jawa Timur, dan para pengasuh pesantren agar meningkatkan kehati-hatiannya. Bagaimanapun alasannya, narkoba mengancam generasi bangsa," tegasnya.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan