• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 14 April 2024

Parlemen

Prestasi Gubernur Khofifah Raih Bhumandala Award 2023 Diapresiasi DPRD Jatim

Prestasi Gubernur Khofifah Raih Bhumandala Award 2023 Diapresiasi DPRD Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meraih dua penghargaan di ajang Bhumandala Award 2023. (Foto: NOJ/ ISt)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meraih dua penghargaan di ajang Bhumandala Award 2023. (Foto: NOJ/ ISt)

Surabaya, NU Online Jatim

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang Bhumandala Award 2023 yang diberikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Capaian ini pun mendapat apresiasi sejumlah pihak, salah satunya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Jatim.

 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim Budi Sarwoto, mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza Bali, Senin (06/11/2023) lalu.

 

Pemprov Jatim menjadi Juara 1 Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan Kategori Pemerintah Provinsi dan Juara 3 Bhumandala Nama Rupabumi Kategori Pemerintah Provinsi.

 

Atas diperolehnya penghargaan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam proses pengembangan dan penerapan Informasi Geospasial (IG) di Jawa Timur.

 

“Penetapan dan penegasan batas desa/kelurahan merupakan salah satu infrastruktur dasar proses percepatan pembangunan dan kebijakan satu peta. Penetapan dan penegasan batas desa memiliki peran untuk mencegah terjadinya konflik antar wilayah," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (08/11/2023).

 

"Batas-batas wilayah ini bagi desa mempunyai peran penting sebagai batas yurisdiksi wilayah serta untuk menghindari konflik antar desa,” imbuh perempuan yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU.

 

Sebagaimana diketahui, penghargaan Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan diberikan untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menyelenggarakan Informasi Geospasial Dasar (IGD), dalam hal ini unsur batas wilayah terutama batas desa/kelurahan.

 

Penghargaan ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk pelaksanaan kebijakan satu peta, salah satunya percepatan penyediaan unsur batas wilayah sebagai bagian dari perwujudan IGD.

 

Sedangkan penghargaan Bhumandala Nama Rupabumi diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada instansi pemerintah pusat (kementerian/lembaga) dan pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, dan kota) yang dinilai telah melaksanakan penyelenggaraan nama rupabumi dengan sangat baik, sehingga manfaatnya terasa untuk tertib administrasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Menurut Khofifah, penegasan serta penetapan batas desa tentu memerlukan partisipasi masyarakat setempat. Sebab, masyarakatlah yang paham betul mana batas wilayah yang tepat. Khofifah menyampaikan bahwa penamaan sebuah bagian permukaan bumi sebagai unsur alam seperti pulau, daerah, sungai, danau, teluk, dan termasuk gunung telah diatur pada Peraturan Pemerintah (PP) 2/2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi (PNR).

 

“Kita tidak bisa sembarangan menamakan. Jadi selama ini acuan kami ya pada PP tersebut juga prinsip nama rupabumi. Jadi kepada pemerintah kabupaten/kota se Jatim jika akan memberikan nama pada sebuah bagian dari unsur alam, harus mempedomani PP,” imbaunya.

 

Selain Pemprov Jatim, beberapa kabupaten/kota juga mendapatkan penghargaan dalam ajang ini. Di antaranya, Kabupaten Madiun sebagai Juara 1 Kategori Kabupaten untuk Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan; Kota Batu sebagai Juara 2 Kategori Kota untuk Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan.

 

Ada pula, Kabupaten Tulungagung meraih penghargaan Kategori Kanaka/Emas dengan Inovasi Kilao Hati (kesehatan ibu dan anak online dan home visit) melalui Pemanfaatan Informasi Geospasial. Serta, Kabupaten Sampang penghargaan Kategori Kanaka/Emas, dengan Inovasi Terus Terang Terang Terus (4T) melalui Pemanfaatan Informasi Geospasial.

 

Apresiasi DPRD Jatim
Sementara itu, DPRD Jatim mengapresiasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas prestasinya menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang Bhumandala Award 2023. Torehan prestasi itu sangat penting dan membanggakan untuk kemajuan pembangunan di Jawa Timur.

 

“Sebagai mitra kerja untuk kemajuan Jawa Timur tentunya kami mengapresiasi prestasi tersebut,” kata Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjend TNI (Purn) Istu Hari Subagio ketika dikonfirmasi pada Kamis (09/11/2023).

 

Anggota DPRD Jatim dari Dapil Nganjuk-Madiun mengatakan, diraihnya dua penghargaan tersebut adalah bukti bahwa kinerja Gubernur Khofifah dalam membangun infrastuktur desa sangat maksimal.

 

“Batas desa itu sangat penting dan berperan untuk menghindari konflik dan bisa membangkitkan perekonomian desa. Kami sebagai mitra akan selalu mengawal agar pembangunan infrastuktur desa bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

 

Wakil rakyat dari Partai Golkar itu optimis bahwa perekonomian di pedesaan akan terdongkrak naik, seiring dengan semakin massifnya pembangunan infrastruktur. Ia pun berharap ke depan prestasi tersebut bisa dipertahankan, bahkan pula ditingkatkan.

 

“Terutama tentang kualitas kemajuan secara sosial dan ekonomi di seluruh desa Jawa Timur, sehingga upaya pemprov mengurangi kemiskinan ekstrem di pedesaan dapat terwujud,” pungkasnya.


Parlemen Terbaru