• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Rehat

Kecelakaan Gus Dur di Korea Bareng Mega: Kelingking Pecah Akibat Kejepit Pintu Mal

Kecelakaan Gus Dur di Korea Bareng Mega: Kelingking Pecah Akibat Kejepit Pintu Mal
Gus Dur dan Megawati
Gus Dur dan Megawati

Jakarta, NU Online Jatim

Menjelang kejatuhan Presiden Soeharto tahun 1997, Gus Dur sebagai Ketua Forum Demokrasi mendapat undangan ke Korea Selatan. 

 

Undangan seminar yang digagas komite demokrasi Korea itu juga disampaikan kepada Ketua Umum PDI P, Megawati Soekarnoputri. Selain Gus Dur dan Mega, ada dua orang lagi yang turut dalam rombongan, yakni Taufik Kiemas, dan Syaifullah Yusuf.


Usai pertemuan resmi dengan komite demokrasi, rombongan empat orang itu berniat jalan-jalan ke mal. Syafullah Yusuf menceritakan, saat memasuki pintu mal, ada peristiwa kecelakaan yang menimpa pamannya itu. Jari kelingking Gus Dur terjepit pintu.

 

"Tidak tahu ceritanya, tiba-tiba tangan Gus Dur kejepit di pintu mal terbesar di sana (Korea) itu. Pecah ini, jadi dua jari kelingkingnya," kata pria yang disapa Gus Ipul mengisahkan pengalamannya mendampingi Gus Dur, saat mengikuti haul ke-8 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta.

 

Peristiwa yang menimpa Gus Dur langsung membuat panik lainnya. Mereka mencari apotik terdekat, dan akhirnya dapat. Kelingking Gus Dur yang pecah diperban, tetapi darah terus bercucuran. Diperban lagi, tetap menetes deras.

 

Dalam kondisi sedemikian itu, Gus Dur  tetap meminta Megawati dan suaminya untuk melanjutkan jalan-jalan. Sementara dirinya dan Gus Ipul kembali ke hotel dengan naik taksi. 

 

Saat tiba di tempat penginapan, petugas hotel melarang Gus Dur masuk ke kamar.

 

"Ini gawat. Harus dibawa ke rumah sakit," kata Gus Ipul menirukan omongan petugas hotel. Tetapi Gus Dur ngotot ingin tetap masuk kamar.

 

"10 menitan kami eyel-eyelan. Tetap hotel tidak mengizinkan"

 

Mengetahui tamunya mengalami kecelakaan, pihak hotel langsung menyediakan ambulan untuk mengantarkan ke rumah sakit. Tetapi Gus Dur menolak dan malah memilih jalan kaki.

 

Gus Ipul dengan becanda mengatakan, kalau ini diterus-teruskan bukan Gus Dur yang pingsan, tetapi dirinya.

 

Setelah menempuh ratusan meter, paman dan keponakan itu akhirnya tiba di depan rumah sakit. Gus Dur tidak langsung masuk, ia justru bilang ke mantan Wakil Gubernur Jatim itu. "Ini Korea Selatan. Punya pengalaman perang yang luar biasa. Kalau sakit seperti ini kecil sekali. Ini urusan 5 menit selesai," kata Gus Dur. 

 

"Sakit ini tergantung pikiranmu. Kalau ini kamu anggap sakit, ya sakit. Tapi kalau ini kamu anggap nikmat ya nikmat. Saya memilih ini nikmat, bukan sakit. Akhirnya saya bisa bertahan," kata Gus Dur.


Rehat Terbaru