• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Tapal Kuda

Aktivis PMII Diingatkan Jaga Tradisi Ulama Pendahulu

Aktivis PMII Diingatkan Jaga Tradisi Ulama Pendahulu
Tangkapan layar webinar series tentang refleksi kemerdekaan. (NOJ/Diana) 
Tangkapan layar webinar series tentang refleksi kemerdekaan. (NOJ/Diana) 

Pasuruan, NU Online Jatim
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan webinar series terbuka pada Ahad, (29/08/2021). Kegiatan disiarkan melalui Youtube NU Channel serta zoom meetings. Kegiatan hasil kerja sama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan mengangkat tema ‘Perjuangan Merebut Kemerdekaan’.
             
KH Marsudi Syuhud, Ketua PBNU  menyampaikan bahwa pada Muktamar ke-15, NU yang diwakili 11 ulama dan dipimpin KH Machfud Shiddiq telah memilih presiden dan wakil presiden pertama Republik Indonesia (RI) lima tahun sebelum kemerdekaan, tepatnya Juni tahun 1940. Mereka sepakat mengusulkan Soekarno sebagai presiden dan Muhammad Hatta wakilnya.

 

“Itu menjadi salah satu tanda bahwasanya dalam aktivitasnya, NU telah berpusat pada perjuangan membela Tanah Air, tidak lagi mengkhususkan diri dalam urusan sosial dan keagamaan, melainkan urusan politik pula,” kata kiai yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut.

 

Disampaikan pula bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) didirikan dari darah para kiai dan santri, termasuk ritual yang terus dijalankan sampai saat ini.

 

Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Petahanan RI, Marsda TNI Syamsunanir menjelaskan cara yang juga dikatakan mempertahankan bangsa ini adalah dengan akhlak dan moral, ilmu pengetahuan dan teknologi, ideologi, serta bela negara.

 

Dirinya berpesan agar PMII sebagai salah satu pewaris Indonesia hendaknya melaksanakan ajaran ulama dan kiai terdahulu, serta selalu merefleksikan diri tentang apa saja yang telah diberikan kepada bangsa.
 

 

Penulis: Diana Putri Maulida
Editor: Syaifullah

 


Editor:

Tapal Kuda Terbaru