• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Tapal Kuda

Gus Amak: Pancasila bukan Hafalan, Tapi Ruh Negara

Gus Amak: Pancasila bukan Hafalan, Tapi Ruh Negara
Ketua PCNU Kota Pasuruan HM Nailur Rochman atau Gus Amak. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)
Ketua PCNU Kota Pasuruan HM Nailur Rochman atau Gus Amak. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim
Melalui Keputusan Presiden (Keppres) nomer 24 tahun 2016, Hari Lahir Pancasila secara resmi di tetapkan pada 1 Juni. Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan HM Nailur Rochman atau Gus Amak mengatakan bahwa Pancasila adalah ruh negara.


"Pancasila adalah ruh kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan hanya kalimat hafalan dan belum tentu terpatri dalam jiwa," tegasnya di postingan media sosialnya, Selasa (31/05/2022).


Bahkan, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur itu menyampaikan, Bhinneka Tunggal Ika akan sulit terwujud tanpa penghormatan terhadap nilai dan falsafah Pancasila.


Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bangsa Indonesia besar karena sikap bhinneka, bukan boneka. Oleh karenanya, sebagai warga Indonesia sudah sepatutnya menolak ajakan-ajakan kelompok yang hendak merusak dan menghancurkan bangsa.


"Kita ini kuat karena Bhinneka Tunggal Ika. Kita ini lahir tidak sama, tetapi kita bisa berjalan bersama," ujarnya.


Menurutnya, sebagai Nahdliyin hendaknya terus melakukan gerak antisipasi atas ajakan-ajakan yang melenceng dari ibadah, akidah, benci sesama, provokasi, dan melawan falsafah negaranya sendiri.


"Negara ini terlalu baik, karena tidak hanya yang baik yang dilindungi, tetapi yang jelas-jelas sesat dan bahaya juga masih dilindungi dan bisa hidup nyaman. Luar biasa baiknya negara ini. Selamat Hari Lahir Pancasila," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru