• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Tapal Kuda

Kisah Perjuangan Fina Aryani Cerdaskan Warga Buta Aksara di Probolinggo

Kisah Perjuangan Fina Aryani Cerdaskan Warga Buta Aksara di Probolinggo
Saat Fina mengajari warga yang buta aksara di musholla setempat. (Foto: NOJ/Haliza)
Saat Fina mengajari warga yang buta aksara di musholla setempat. (Foto: NOJ/Haliza)

Probolinggo, NU Online Jatim

Fina Aryani Safitri yang akrab disapa dengan Fina, membuktikan pengabdiannya kepada masyarakat dengan cara menjadi tenaga pendidik bagi ibu-ibu dan bapak-bapak di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Ia mencerdaskan para warga yang buta aksara di daera nya melalui Program Pendidikan Keaksaraan Dasar (PKBM) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.

Dirinya mengutarakan mimpinya ingin memiliki PKBM. Langkah pertama yang ia tempuh adalah dengan menjadi tenaga pendidik dari program Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo ini. Fina mengatakan kegiatan belajar mengajar bagi warga buta aksara ini dilaksanakan selama dua kali dalam seminggu ba'da Maghrib. Ia istikamah mengajar di Dusun Caowan RT 16 RW 05 Desa Kramat Agung Kecamatan Bantaran. Rata-rata yang ia ajar adalah warga yang bekerja di sawah, ladang dan berdagang. 


"Susah-susah gampang mengajar peserta didik di usia senja. Metodenya menyisipkan lewat program keterampilan usaha mandiri. Tidak hanya fokus baca, tulis, hitung, tetapi juga di ajari untuk membangun usaha baru," terang Fina kelahiran 05 Januari 2000 tersebut.

Diketahui Fina adalah sekretaris PC IPPNU Kabupaten Probolinggo dan juga aktif sebagai tenaga pendidik di MA Miftahul Ulum An Nur Kecamatan Bantaran.

Fina juga sudah berkeluarga, namun ia mengaku, di sela-sela kesibukannya saya di organisasi, mengurus rumah tangga, ia juga mampu menjadi tenaga pendidik.

 

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur diamanahi untuk mengajar mereka yang buta aksara dari dusun ke dusun," ungkap Fina lulusan S1 Uniwara tersebut.

 

Dirinya juga mengaku sangat bahagia untuk membantu para warga untuk belajar.


"Alhamdulillah saya sangat bahagia dan bangga bisa mengajari warga, karena mereka sudah saya anggap sebagai orang tua sendiri. Yang mana membutuhkan ketelatenan yang sangat tinggi mengingat usianya yang sudah renta dan sulit untuk mengingat sesuatu," pungkas Vina.


Tapal Kuda Terbaru