• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Tapal Kuda

LKSA Fatayat NU Lumajang Terima Bantuan dari Kemensos RI

LKSA Fatayat NU Lumajang Terima Bantuan dari Kemensos RI
Proses penyerahan bantuan dari Kemensos RI. (Foto: Fatayat NU Lumajang).
Proses penyerahan bantuan dari Kemensos RI. (Foto: Fatayat NU Lumajang).

Lumajang, NU Online Jatim

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) melalui Badan Latihan Kerja (BLK) Antasena Magelang memberikan bantuan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Panti Sosial (LKSA) Fatayat NU Lumajang pada Sabtu, (28/08/2021). Penyerahan bantuan berupa kebutuhan anak ini dilaksanakan di LKAS Fatayat NU Jalan Brigjen Katamso Lumajang.

 

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh pengurus dan anak dari tiga LKSA penerima bantuan, yaitu LKSA Fatayat NU, Kurnia Bangsa dan Regina Pacis serta didampingi oleh petugas dari Dinas Sosial Lumajang.

 

"Semula Ibu Menteri (Tri Rismaharini) sendiri yang akan hadir, tetapi ada acara di Sawaran Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang sehingga diwakilkan ke Antasena. Meskipun begitu, Alhamdulillah ada 10 anak dari LKSA Fatayat yang mendapat bantuan, dan bantuannya bervariatif sesuai asesmen yang dilakukan sebelumnya," kata Rodliyah, Ketua LKSA Fatayat NU saat dikonfirmasi pada Ahad (29/08/2021) di kediaman.

 

Bantuan yang dimaksud Rodliyah adalah baju, sepatu, sandal, alat tulis, peralatan mandi, vitamin c, madu, susu, selimut, kaos olahraga, sepeda anak, bahkan boneka dan mainan yang semuanya berdasarkan survei.

 

"Asesmen dilakukan selama empat hari sebelum ini dan kita mendapat nilai A. Sebenarnya di LKSA kami ada 50 anak, namun dari 50 itu diambil 15 dan 10 yang lolos yang mendapat bantuan, ya semoga saja bantuan ini berkelanjutan," imbuhnya.

 

Sementara itu, Yuliatil Habib Wakil ketua LKSA Fatayat NU Lumajang berharap bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan dasar anak agar tidak ada lagi yang kekurangan.

 

 

"Sesuai dengan keinginan Menteri Sosial semoga ke depan tidak ada lagi anak terlantar dan kekurangan hak hidupnya, sehingga semua anak bisa sama dalam hal kebutuhan dasar dan pendidikan," pungkasnya.

 

Penulis: Sufyan Arif

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru