• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Tapal Kuda

LP Ma’arif NU Lumajang Gelar Diklat Peningkatan Kompetensi Guru

LP Ma’arif NU Lumajang Gelar Diklat Peningkatan Kompetensi Guru
Diklat Peningkatan Kapasitas Guru TK dan KB oleh LP Ma'arif NU Lumajang. (Foto: NOJ/ Imam Malik Hakim)
Diklat Peningkatan Kapasitas Guru TK dan KB oleh LP Ma'arif NU Lumajang. (Foto: NOJ/ Imam Malik Hakim)

Lumajang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Lumajang mengadakan Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB). Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kantor PCNU II Sumberejo-Lumajang, Sabtu (19/02/2022).

 

Ketua PC LP Ma’arif NU Lumajang Moch Yamin mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan agar  lembaga sekolah setingkat TK dan KB bisa menjadikan Program Sekolah Penggerak dapat terwujud. Karena dengan demikian akan meningkatkan kompetensi masing-masing lembaga sekolah.

 

“Dengan melaksanakan Program Sekolah Penggerak itu agar tidak tertinggal dengan sekolah-sekolah yang lain,” ujarnya.

 

Dirinya mengatakan, Sekolah Penggerak itu diharapkan tidak hanya simbol atau namanya saja. Namun diutamakan terhadap aksi dan gerakan dalam menggali potensi-potensi di lembaga sekolah.

 

“Hal ini nantinya dapat dipublikasikan agar diketahui, khususnya bagi wali murid, agar wali murid tersebut memiliki kepercayaah penuh menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut,” imbuhnya.

 

Disebutkan, bahwa program tersebut untuk menggali nilai-nilai luhur Pancasila pada diri pelajar. Selain itu, juga akan dilakukan penyampaian visi dan misi sekolah terkait dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

 

“Bila demikian, maka dengan sendirinya wali murid akan percaya sepenuhnya dengan lembaga sekolah tersebut,” terangnya.

 

Dengan kegiatan tersebut pihaknya berharap agar pelaksanaan proses belajar mengajar di tingkat sekolah TK dan KB dilakukan dengan berbasis anak, bukan berbasis guru. Hal ini agar menjadi pemikiran bersama supaya bisa berubah dan tidak menerapkan model-model pembelajaran seperti zaman dulu.

 

“Jika hal ini dilakukan, maka dengan sendirinya lembaga sekolah tersebut akan maju dan berkembang,” pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru