• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 26 Mei 2022

Tapal Kuda

Menteri BUMN Dorong Pesantren agar Jadi Mercusuar Ekonomi

Menteri BUMN Dorong Pesantren agar Jadi Mercusuar Ekonomi
Menteri BUMN Erick Tohir di Pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokhammad Faisol)
Menteri BUMN Erick Tohir di Pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokhammad Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Erick Tohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berkunjung ke Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan, Ahad (16/01/2022). Dalam talkshow bertema Generasi Muda NU Menyambut Indonesia Emas, dia mendorong pesantren jadi mercusuar tumbuhnya ekonomi.

 

Erick menyampaikan itu karena Indonesia menjadi salah satu negara Muslim terbesar di dunia. "Apabila dunia pesantren bisa bergerak dan produktif, maka perekonomian Indonesia bisa semakin berkembang pesat dan pondok pesantren menjadi produsen," ujarnya.

 

Dia menambahkan, untuk bisa menjadi mercusuar perekonomian umat, para santri harus mengikuti perkembangan zaman, salah satunya harus menguasai teknologi. "Apabila teknologi dikuasai, maka Indonesia akan menjadi pasar bagi negara lain dan menguntungkan negara mereka," tandasnya.

 

Erik juga menambahkan, meski Indonesia merupakan salah satu negara Muslim terbesar di dunia, tetapi Indonesia tidak masuk sebagai bagian dari negara-negara yang menjadi produsen untuk makanan halal terbesar di dunia. Justru, produsen makanan halal tersebut berasal dari negara yang Muslimnya minoritas. Seperti Amerika, Brazil, Argentina, dan negara-negara lainnya.

 

"Ayo kita ikuti program-program dari BUMN yang bisa mendongkrak ekonomi. Karena itu, kami berharap, program yang ada itu bisa dimanfaatkan. Demi kemajuan ekonomi," ujar mantan pemilik klub Inter Milan tersebut

 

Sementara itu, Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan program unggulan untuk menumbuhkan perekonomian di kalangan pesantren. Yakni pelatihan santri atau disingkat pelasan yang muaranya untuk membantu keterampilan wirausaha bagi santri di sektor peternakan, perikanan dan usaha yang lain.

 

Sementara itu, Gus Wildan, Pengasuh Pesantren Wahid Hasyim Bangil, menegaskan, santri tidak hanya harus memiliki kemampuan dalam ilmu agama. Dalam persaingan global saat ini, kalangan santri harus memiliki bekal ketrampilan yang mumpuni.


Tapal Kuda Terbaru