• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Metropolis

Pesantren Amanatul Ummah Gelar Istighotsah dengan Menteri BUMN

Pesantren Amanatul Ummah Gelar Istighotsah dengan Menteri BUMN
Istighotsah dan Doa Keselamatan untuk Indonesia di Pondok Pesantren Amanutul Ummah Pacet, Mojokerto. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)
Istighotsah dan Doa Keselamatan untuk Indonesia di Pondok Pesantren Amanutul Ummah Pacet, Mojokerto. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)

Mojokerto, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Amanutul Ummah Pacet, Mojokerto menggelar ‘Istighotsah dan Doa Keselamatan untuk Indonesia’. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid pesantren setempat, Ahad (02/01/2022). 


Hadir dalam kesempatan ini Pondok Pesantren Amanutul Ummah Pacet, Mojokerto KH Asep Saifuddin Chalim, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) H Erick Thohir, dan undangan lainnya.


Dalam kesempatan ini, KH Asep Saifuddin Chalim menyampaikan bahwa acara ini terselengara atas permintaan Menteri BUMN Erick Thohir guna keselamatan Indonesia. Sebab, saat ini Indonesia banyak ditimpa musibah seperti puting beliung, gunung meletus dan sebagainya.


“Kita semua juga berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir, yang saat ini varian Omicron sudah masuk di Inodnesia. Kita berharap bangsa Indonesia terhindar dari semuanya, dan Allah senantiasa melimpahkan kasih sayangnya kepada kita,” ujar Kiai Asep.


Lebih dari itu, Kiai Asep menyampaikan bahwa istighotsah ini untuk terkabulnya hajat masing-masing jamaah yang hadir, tentu hajat dimaksud adalah hajat yang baik.


“Istighotsah akan diawali dengan membaca Surah Al-Fatihah. Agar Indonesia selaras dengan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu Indonesia yang gemah ripah loh jinawi, murah sandang, murah pangan. Terwujud kesejahteraan, dan tegak keadilan di bawah ridha Allah SWT,” imbuhnya.


Kiai Asep pun menceritakan ketika dirinya dipanggil Presiden RI ke istana. Saat itu, Presiden Jokowi mengatakan santri-santri Amanatul Ummah bersinar dan bercahaya.


“Kemudian Presiden Jokowi mengatakan, kalau dirinya ingin mendirikan kampus internasional dan akan dibantu pembangunan gedungnya,” kata Kiai Asep.


“Saya sampaikan terima kasih, tetapi kami ingin mencoba mandiri dulu. Sebab kami insyaallah bisa, dan biarkanlah bantuan-bantuan itu untuk mereka yang benar-benar membutuhkan, agar menjadi barokah,” kisah Kiai Asep


Kiai Asep dalam kesempatan juga mengungkapkan kebahagiannya karena dikukuhkan sebagai guru besar oleh Presiden Jokowi.


“Seingat saya, sejak kemerdekaan RI tidak ada guru besar yang dikukuhkan oleh Presiden,” ungkapnya.
 


Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adhim Alwi, dan mantan CEO Jawa Pos Dahlan Iskan.


Metropolis Terbaru