• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 31 Januari 2023

Tapal Kuda

Motor Ayah untuk Antar Laila Sekolah Hilang, Kini Hanya Pakai Kursi Roda dari LAZISNU

Motor Ayah untuk Antar Laila Sekolah Hilang,  Kini Hanya Pakai Kursi Roda dari LAZISNU
Kado kursi roda untuk Ananda Lailatul Isnaini. Foto: (NPJ/ Diana)
Kado kursi roda untuk Ananda Lailatul Isnaini. Foto: (NPJ/ Diana)

Pasuruan, NU Online Jatim

Kini Lailatul Isnaini, siswi 12 tahun yang tengah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dapat berangkat ke sekolahnya dengan mandiri. Ini setelah Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (LAZISNU) Kota Pasuruan memberikan “kado” kursi roda untuknya. 


​​​​Muhammad Zainullah selaku Ketua PC LAZISNU Kota Pasuruan menceritakan, Laila telah divonis cacat kaki sejak bayi. Sehingga kedua alat geraknya tersebut tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Akan tetapi, hal ini sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bersekolah demi meraih cita-cita.


“Biasanya kalau berangkat sekolah itu (Laila) digendong sama ayahnya atau naik sepeda motor. Tapi, beberapa waktu lalu dapat musibah motornya hilang. Istrinya juga baru diberhentikan dari pekerjaannya di pabrik tebu,” ulas Zainul, Jumat (02/09/2022).


Zainul menambahkan, inisiatif kado kursi roda tersebut berawal dari “aduan” sang Sekretaris PC LAZISNU Kota Pasuruan, Faisal.


Dalam laporannya, Faisal menyampaikan bahwa terdapat salah satu teman semasa SMA-nya yang memiliki anak penyandang difabel. Faisal lantas bersikukuh untuk memberikan bantuan sesuai yang dibutuhkan.


Ide tersebut mendapat tanggapan baik dari pengurus PC LAZISNU Kota Pasuruan lainnya. Apalagi, dikatakan Zainul, PC LAZISNU Kota Pasuruan masih mempunyai satu kursi roda yang kebetulan belum difungsikan sama sekali.


“Ayah Laila ini teman SMA sekretaris saya, mas Faisal. Nah kebetulan di awal tahun 2022 itu LAZISNU beli dua kursi roda, satunya untuk orang Tapaan dan sekarang masih sisa satu. Akhirnya kami (LAZISNU) datang ke rumah Laila untuk memberikan itu,” ungkap Zainul.


Zainul mengisahkan, Laila terlihat sangat senang setelah menerima hadiah tersebut. Meskipun awalnya cukup malu-malu sebab yang memberikan merupakan orang-orang yang belum pernah dilihatnya sebelumnya.


“Anaknya malu setelah diberi hadiah, mungkin karena saya orang baru. Saya sendiri yang memasangkan kemudian menyuruhnya mencoba (naik) kursi rodanya,” imbuh dia.


Zainul juga berharap sedikit “hadiah” yang diberikan tersebut dapat bermanfaat serta semakin menambah semangat Laila untuk bersekolah meraih cita-citanya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru