• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Tapal Kuda

Penjual Gorengan Terdampak Minyak Goreng Mahal, LAZISNU Jatim Salurkan Bantuan

Penjual Gorengan Terdampak Minyak Goreng Mahal, LAZISNU Jatim Salurkan Bantuan
Penyerahan bantuan dari PW NU Care-LAZISNU Jatim kepada penjual gorengan di Kota Pasuruan, Jumat (18/03/2022). (Foto: NOJ/ Risma Savhira)
Penyerahan bantuan dari PW NU Care-LAZISNU Jatim kepada penjual gorengan di Kota Pasuruan, Jumat (18/03/2022). (Foto: NOJ/ Risma Savhira)

Pasuruan, NU Online Jatim
Kelangkaan minyak goreng yang berakibat pada kenaikan harga jual hingga kini belum teratasi. Masyarakat menjadi korban dari melonjaknya harga minyak goreng ini. Termasuk Supina (54), penjual gorengan di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
 

"Seharusnya saya memang harus menaikkan harga gorengannya, tapi takut nanti malah tidak ada yang beli. Jadi bingung harus bagaimana," kata Supini.
 

Padahal, ia sudah lama ingin mengganti rak kayu dan kompor yang sudah mulai sulit dinyalakan. Namun di tengah situasi kenaikan harga beberapa kebutuhan, ia tak punya cukup biaya untuk membelinya.
 

Mengetahui kondisi Supini, Pengurus Wilayah (PW) NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur menyalurkan bantuan modal usaha. Bantuan diwujudkan dalam bentuk etalase kaca, kompor, tabung gas, gelas dan beberapa perangkat lainnya pada Jumat (18/03/2022) siang di rumahnya.
 

"Alhamdulillah, sangat bersyukur ada bantuan ini. Sudah lama saya ingin beli ini tapi tidak bisa. Apalagi harga minyak goreng dan lain-lainnya naik," ungkap Supini.
 

Sementara itu, Ketua PW NU Care-LAZISNU Jatim Ahmad Afif Amrullah yang hadir dalam penyerahan bantuan mengatakan, hal ini merupakan program reguler Bina Desa Nusantara. Kali ini, pihaknya bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU Kota Pasuruan dengan mendistribusikan zakat produktif sebesar Rp10 juta untuk bantuan modal usaha bagi empat penerima.
 

"Alhamdulillah, inilah salah satu wujud aksi kemanusiaan NU di bidang ekonomi melalui pengelolaan dana zakat, infaq dan shadaqah. Kami selalu berkomitmen untuk membantu masyarakat dhuafa berdasarkan kebutuhan dasarnya dan berorientasi pada pemberdayaan maupun peningkatan kesejahteraan," kata Afif.
 

Ketua NU Care-LAZISNU Kota Pasuruan, Ustadz Zainullah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama ini. Menurutnya, ini juga sekaligus memotivasi para penggerak NU Care-LAZISNU Kelurahan Bakalan dan Kecamatan Bugul Kidul untuk terus meningkatkan kinerjanya.
 

"Alhamdulillah, sebelum penyerahan tadi Ketua PW LAZISNU Jatim juga sudah menyampaikan arahan kepada para pengurus LAZISNU agar terus bersemangat dan meningkatkan aksi-aksi kemanusiaan NU di wilayah kerja masing-masing," ungkapnya.
 

 

Selain Supina, tiga tetangga yang mendapat bantuan modal usaha dari LAZISNU adalah Rismawati penjual es oyen, Umi Kulsum penjual bakso dan Ispanudin penjual nasi goreng.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru