• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 29 Mei 2022

Tapal Kuda

Satgas NU Peduli Covid-19 Pasuruan Persiapkan Vaksinasi Anak untuk PTM

Satgas NU Peduli Covid-19 Pasuruan Persiapkan Vaksinasi Anak untuk PTM
Makky Zamzami, Koordinator Satgas NU Peduli Covid-19 PBNU. (Foto: NOJ/Rahma Salsabila)
Makky Zamzami, Koordinator Satgas NU Peduli Covid-19 PBNU. (Foto: NOJ/Rahma Salsabila)

Pasuruan, NU Online Jatim

Satuan Tugas (Satgas) Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Covid-19 Kabupaten Pasuruan menggelar webinar dengan tema 'Vaksinasi Anak untuk PTM 100 Persen' guna mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI).

 

Webinar tersebut dilaksanakan secara virtual dengan melibatkan kurang lebih 525 tenaga kependidikan dari dalam maupun luar Kabupaten Pasuruan. Kamis, (13/01/2022).

 

"Satgas NU Peduli Covid-19 berperan sebagai motor penggerak dalam mempromosikan vaksinasi di usia belia guna mencegah terjadinya lonjakan gelombang ke 3 atau virus dengan varian omikron," terang Muhammad Makky Zamzami, Koordinator Satgas NU Peduli Covid-19 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

 

Ia mengungkapkan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam mensukseskan giat tersebut. "Karena rata-rata usia anak yang akan divaksin sekitar 6 sampai 11 tahun, maka sangat diperlukan dukungan dan dorongan agar mereka turut aktif dalam vaksninasi."

 

Sementara itu, Mohammad As'adul Anam selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuran mengatakan kerja sama untuk pemenuhan tugas antarlembaga, pengawas, dan warga sekolah juga merupakan hal penting.

 

"Selain tingkat kemandirian anak-anak SD/MI masih tergantung oleh guru dan orang tua, lembaga pendidikan juga harus memastikan bahwa sosialiasasi tentang PTM telah disampaikan dengan baik dan tepat di lingkungan internal maupun eksternal, seperti pada penjual dan sebagainya," jelasnya.

 

intensitas kehadiran pengawas SD/MI ke setiap lembaga perlu ditingkatkan, terlebih di pekan pertama PTM. "Hal itu berguna untuk mengetahui permasalahan yang ada dan yang sedang dihadapi lembaga untuk kemudian dapat mengambil kebijakan yang tepat," tutupnya.

 

Kemudian, guru diharapkan dapat mensosialiasasikan serta pengawalan vaksinasi untuk pembangunan persepsi yang benar pada wali murid.


Tapal Kuda Terbaru