• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

Tabuhan Gamelan Murid MI di Lumajang Meriahkan Harlah Ke-93 LP Ma'arif NU

Tabuhan Gamelan Murid MI di Lumajang Meriahkan Harlah Ke-93 LP Ma'arif NU
Penampilan gamelan oleh siswa-siswi MI Miftahul Ulum saat Harlah ke-93 LP Maarif NU di Lumajang. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Penampilan gamelan oleh siswa-siswi MI Miftahul Ulum saat Harlah ke-93 LP Maarif NU di Lumajang. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim
Penampilan musik gamelan oleh siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum menambah kemeriahan perayaan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU ke-93. Kegiatan yang digelar Pengurus Cabang (PC) LP Ma'arif NU Lumajang itu dipusatkan di Aula MI Miftahul Ulum Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Lumajang, Senin (19/09/2022).


Kepala Madrasah MI Miftahul Ulum, Alfian Ishaq menjelaskan, musik tradisional gamelan di sekolahnya baru satu bulan dibentuk. Bahkan, baru tujuh kali siswa-siswinya berlatih dengan nama grup Langgam Surgo itu. Namun, lantunan syair jawa dan shalawat yang diiringi musik kontemporer cukup spektakuler.


"Alhamdulillah, bisa tampil lumayan bagus. Tentu ini berkat latihan yang langsung ditangani guru sarjana jurusan seni musik profesional dan menguasai semua jenis musik. Jadi anak-anak sudah bisa dilatih dengan baik, bahkan secara aransemen menurut saya sudah tidak kelihatan norak," ungkapnya.


Alfian yang juga Sekretaris I PC LP Ma'arif NU Lumajang ini mengatakan, anak didiknya bisa membawakan gamelan dengan rileks dan tidak canggung. Menurutnya, beberapa tokoh mengapresiasi keberadaan gamelan di sekolahnya, bahkan sejumlah kepala madrasah menyatakan minatnya untuk juga bisa mengadakan ekstra musik gamelan di lembaganya.


"Ini tentunya kebanggaan tersendiri bagi lembaga kami jika dapat menginspirasi lembaga lainnya. Ketua Lesbumi NU Lumajang tadi juga menawarkan agar grup musik gamelan ini bisa tampil di panggung festival saat Hari Santri nanti," imbuhnya.


Ia berharap, selain melestarikan musik tradisional, musik gamelan di sekolahnya bisa menjadi media dakwah untuk masyarakat sekitar yang menurutnya lebih suka musik tradisional. Maka selain lagu berlanggam jawa, nantinya materi lagu yang dibawakan juga ada yang berbahasa Indonesia dan shalawat.


​​​​​​​"Masyarakat yang awalnya senang ngundang reog dan jaranan, lama-lama bisa tertarik dengan gamelan yang dimainkan anak-anak kami dengan shalawat yang kita kolaborasikan dengan musik modern," tandasnya.


Tapal Kuda Terbaru