• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Tapal Kuda

Tinjau Hunian Relokasi Penyintas Semeru, Wapres Upayakan Tanah Bersertifikat

Tinjau Hunian Relokasi Penyintas Semeru, Wapres Upayakan Tanah Bersertifikat
Wapres RI KH Ma'ruf Amin saat meninjau hunian relokasi penyintas erupsi Gunung Semeru di Lumajang. (Foto: Instagram @thoriqul.haq)
Wapres RI KH Ma'ruf Amin saat meninjau hunian relokasi penyintas erupsi Gunung Semeru di Lumajang. (Foto: Instagram @thoriqul.haq)

Lumajang, NU Online Jatim
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin kembali mengunjungi hunian relokasi bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang, Kamis (02/06/2022). Dalam kunjungannya ini, Wapres mengupayakan tanah dan bangunan hunian tersebut bersertifikat.


"Harapan kita jangan sampai ada yang menjual rumahnya tersebut. Kita juga usahakan semuanya dapat sertifikat," ungkap Wapres Kiai Ma'ruf Amin.


Dari hasil tinjauannya, Wapres Kiai Ma'ruf menyampaikan bahwa proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) keseluruhan telah rampung. Hanya beberapa Hunian Sementara (Huntara) yang masih dalam proses penyelesaian.


"Huntap sebagian sudah ditempati. Huntara belum selesai karena diserahkan kepada bantuan-bantuan dari beberapa pihak tapi ternyata belum terpenuhi," imbuh Kiai Ma'ruf.


Oleh karena itu, Kiai Ma'ruf memerintahkan agar dalam waktu setidaknya tiga bulan ke depan semuanya bisa dirampungkan. Ia juga berharap semua warga penghuni hunian relokasi ini merasa nyaman dan betah.


"Akan diselesaikan dalam waktu yang singkat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang," tandasnya.


Pantauan NU Online Jatim, tampak Wapres Kiai Ma'ruf Amin meninjau langsung beberapa hunian tetap yang diberikan pemerintah kepada penyintas erupsi Gunung Semeru. Ia ditemani sejumlah pejabat, di antaranya Kepala BNPB Willem Rampangilei, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.


Diketahui, total 1.951 bangunan Huntap dan Hunian Sementara (Huntara) telah dibangun di lahan seluas 81 hektar. Hunian tersebut akan ditempati sekitar 4 ribu jiwa lebih warga terdampak erupsi Gunung Semeru.


Tapal Kuda Terbaru