• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

NU Peduli Semeru

NU Peduli Semeru Resmikan 8 Mushala di Lumajang

NU Peduli Semeru Resmikan 8 Mushala di Lumajang
Simbolis penyerahan dan peresmian mushala terdampak APG Semeru dan Jembatan Kajar Kuning Supiturang Pronojiwo di Dusun Candilor Desa Sumberejo Kec. Candipuro Lumajang. Kamis Malam (17/02/2022). (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim)
Simbolis penyerahan dan peresmian mushala terdampak APG Semeru dan Jembatan Kajar Kuning Supiturang Pronojiwo di Dusun Candilor Desa Sumberejo Kec. Candipuro Lumajang. Kamis Malam (17/02/2022). (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim)

Lumajang, NU Online Jatim                              

Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Semeru Kabupaten Lumajang mengadakan acara peresmian delapan mushala terdampak erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kamis (17/02/2022) malam. Selain itu juga dilaksanakan peresmian perbaikan jembatan Kajar Kuning di Dusun Candi Lor Desa Sumberejo Kecamatan Candipuro.

 

Acara yang dipelopori Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Lumajang ini dilakukan secara simbolis peresmian Langgar NU ‘Payung Agung’ yang selama ini tidak terawat sejak tahun 1976 Masehi. Cat mushala ini mulai mengelupas.

 

Ketua LPBINU Lumajang Gus Abdul Majid Ridwan menjelaskan, terdapat 8 mushala yang diresmikan dan sudah direnovasi. “Malam ini kami meresmikan 8 mushala dan satu Jembatan Kajar Kuning di Dusun Curah Kobokan,” ungkapnya.

 

Selain peresmian mushala di Candipuro dan Jembatan Kajar Kuning Lumajang, relawan yang tergabung dari LPBINU Lumajang-Sleman Yogyakarta juga mengadakan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU.

 

“Acara malam ini juga selametan Harlah ke-99 NU dengan mengundang warga sekitar dan pengungsi dari penyintas APG Semeru. Ada juga satu peresmian mushala taktis yang berfungsi sebagai pos pantau di Dusun Curah Kobokan Desa Supiturang Pronojiwo. Alhamdulillah jembatan yang kemarin ambruk sudah kami benahi dan diresmikan malam ini sekalian dengan 8 mushala tersebut,” kata Gus Ridwan.

 

Langgar NU ‘Payung Agung’ menjadi bukti bahwa relawan LPBINU sangat peduli pada kebutuhan masyarakat.

 

“Tembok-tembok yang sudah retak, kemudian atap itu sudah hampir roboh dan juga kebetulan santrinya lumayan banyak, maka dari itu Ketua RT setempat di Dusun Candilor bincang banyak dengan kita dan mengajukan bantuan untuk mushala. Alhamdulillah dana bisa cair yang direalisasikan oleh donatur asal Sleman, Yogyakarta,” imbuhnya.

  

Sementara dalam peringatan Harlah ke-99 NU juga ada shalawatan dan pembacaan Istighotsah oleh kiai dan ustadz setempat.

 

“Rekan-rekan Nurul Ihsan Yosowilangun Lumajang juga memberikan suguhan pencak silat tradisional,” lanjutnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru