• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Madura

Harlah Ke-99 NU

Meriahkan Harlah Ke-99, LPNU Sumenep Buka Bazar UMKM

Meriahkan Harlah Ke-99, LPNU Sumenep Buka Bazar UMKM
Salah satu stand bazar UMKM yang digelar oleh PC LPNU Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Salah satu stand bazar UMKM yang digelar oleh PC LPNU Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Sumenep buka stand bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan yang terpusat di sebelah utara Masjid Jami' Sumenep itu merupakan agenda untuk memeriahkan Hari Lahir (Harlah) ke-99 Nahdlatul Ulama (NU).

 

Ketua PC LPNU Sumenep, Kiai Qudsi Wahid mengutarakan, potensi UMKM memiliki manfaat besar bagi perputaran ekonomi di akar rumput. Oleh karenanya, ia mengajak kepada masyarakat agar tidak gengsi membeli produk lokal yang dibuat oleh warga NU sendiri.

 

"Jika masyarakat membeli produk lokal, maka perputaran ekonomi akan terealisasi. Jika dilakukannya secara berkelanjutan, maka lambat laun perekonomian akar rumput akan bangkit kembali dan bersaing dengan produk lainnya," ujarnya kepada NU Online Jatim, Jum'at (18/02/2022).

 

Dijelaskan pula, sebagian produk lokal yang dipajang di stand bazar, sudah dipasarkan secara online oleh masing-masing produsen. Juga melalui aplikasi Niagari milik LPNU Sumenep yang digawangi oleh LPNU Kecamatan Gapura.

 

"Selain pelaku UMKM dari kalangan warga NU, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep dan Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Basoka Rubaru ikut berpartisipasi, yakni dengan mengenalkan produknya yang berada di bawah naungan Badan Usaha Mandiri (BUM)," terangnya.

 

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep itu menyampaikan pesan pada pelaku UMKM, bahwa dampak pandemi salah satunya adalah kehidupan yang berpola (new normal). Oleh karenanya, perlu adanya inovasi di kalangan UMKM, termasuk dalam penggunaan IT agar bangkit dan lebih berkembang lagi.

 

"Lewat bazar ini, masyarakat akan mengenal beberapa produk lokal yang patut didukung dan dipertahankan," harapnya.

 

Di kesempatan yang berbeda, Darda'ie Zain yang didaulat sebuah ketua panitia menyatakan, bazar ini digelar selama tiga hari, yaitu pada tanggal 18-20 Februari 2022.

 

"Walaupun hari ini terkendala hujan dan sedikit becek, kami bersama pengurus tetap menyemarakkan rangkaian Harlah ke-99 NU dengan riang gembira," ungkap Ketua Divisi Penguatan Jaringan LPNU Sumenep itu.

 

Tak sampai di situ, ia menjelaskan bahwa ada dua jenis produk lokal yang dipajang di stand bazar, sehingga bisa dilirik oleh para warga yang sedang shalat Jum'at di Masjid Jami' dan masyarakat yang menikmati indahnya alun-alun Taman Bunga Sumenep. Yakni, kuliner atau camilan khas dan batik Sumenep.

 

"Untuk camilan ada yang kering dan basah. Adapun camilan kering antara lain; kerupuk amplang, kripik singkong, rengginang, dan jubada. Sedang yang basah, yaitu getas, bakdabak, kucur, onde-onde, petis, dan nasi bukkol," terangnya.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga menyediakan jamu herbal Madura, salah satunya minuman herbal empon-empon yang pas untuk menjaga imun untuk kesehatan tubuh. Sedangkan terkait jam operasional bazar, menurutnya dibuka sejak pagi hingga sore hari.

  

"Buruan ke bazar. Kami memberi pelayanan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB," pungkasnya.


Madura Terbaru