• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Madura

Rais NU Sumenep Harap Momentum Harlah Perbanyak Rasa Syukur

Rais NU Sumenep Harap Momentum Harlah Perbanyak Rasa Syukur
KH Hafidzi Syarbini, Rais PCNU Sumenep. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)
KH Hafidzi Syarbini, Rais PCNU Sumenep. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)

Sumenep, NU Online Jatim

Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Hafidzi Syarbini menegaskan, bahwa peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

 

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi Jamiyah PCNU Sumenep di Pondok Pesantren Madrul Muttaqin, Nyabakan Barat, Batang-Batang, Sumenep, Ahad (13/02/2022).

 

"Alhamdulillah, Harlah NU kali ini sudah tiba yang ke-99 dalam hitungan kalender masehi. Sebentar lagi akan berusia100 tahun. Mari kita perbanyak rasa syukur," kata Kiai Hafidzi.

 

Alumni Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang itu menyebutkan, bahwa memperingati hari lahir tidak sama dengan memperingati hari-hari biasa, karena ada banyak keistimewaan di dalamnya. Sebagaimana Abu Lahab, yang diampuni dosanya karena senang dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

 

"Abu Lahab saja, orang kafir yang sangat kafir, setiap hari Senin diliburkan dari siksa karena senang dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW," ucapnya.

 

Menurut Kiai Hafidzi, memperingati Harlah NU tidak boleh asal-asalan. Sebab, lahirnya NU sebagai rahmat dari Allah SWT bagi bumi Indonesia. "Dapat dibayangkan misalnya Indonesia kita ini tanpa adanya NU," ungkapnya.

 

Ia menambahkan, bahwa jika lahirnya NU di anggap rahmat, maka memperingatinya tidak cukup hanya bersyukur secara kalimat. Menurutnya, syukur itu harus berupa tindakan terhadap hal-hal yang diridhai oleh Allah SWT.

 

"Seperti pertemuan kita kali ini (Bahtsul Masail), manfaatnya sangat jelas. Karena pertemuan ini untuk menjaga kebesaran NU," pungkasnya.


Madura Terbaru