• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Madura

Ada Bagi-bagi Pakaian di Bahtsul Masail NU Sumenep

Ada Bagi-bagi Pakaian di Bahtsul Masail NU Sumenep
Bagi-bagi pakaian gratis di acara Bahtsul Masail NU Sumenep di Batang-Batang. (Foto: NOJ/Firdausi)
Bagi-bagi pakaian gratis di acara Bahtsul Masail NU Sumenep di Batang-Batang. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Acara Bahtsul Masail tingkat cabang, Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumenep, Madura, di Pondok Pesantren Madrul Muttaqin Nyabakan Barat, Batang-Batang, diwarnai aksi bagi-bagi pakain gratis pada Ahad (13/02/2022). Aksi tersebut dilakukan oleh NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) setempat.

 

Kiai A Quraisy, Ketua NU Care LAZISNU Sumenep, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka membangun partisipasi terhadap kaum ibu-ibu dan mustadl'afin. Hal itu dilakukan untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka, terutama dari kalangan Nahdliyin.

 

"Ingat, yang kami bagikan bukan pakaian bekas. Ini jerih payah tim bersama Muslimat dan Fatayat NU. Jadi, baju ini adalah sisa kegiatan aksi bakti sosial pada warga korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang," ujarnya.

 

Pihaknya memprioritaskan kaum perempuan yang banyak berjibaku di dapur. Untuk bagi-bagi baju gratis selanjutnya akan ada di even-even tertentu.

 

"Ada 100 paket baju yang kami berikan secara cuma-cuma, mulai dari baju perempuan dan laki-laki khusus kategori remaja, dewasa, dan anak-anak. Juga dua paket sarung untuk peserta sunatan gratis," terang Kiai Quraisy.

 

Kiai muda yang juga menjabat sebagai Pengasuh Pondok Al-Mutammimah, Gapura Timur, Gapura, itu menambahkan bahwa di kegiatan bahtsul masail, pihaknya akan meluncurkan beasantri yang bekerja sama dengan madrasah berbasis pesantren.

 

"Kali ini ada lima santri yang akan mendapatkan beasantri. Mereka berasal dari madrasah Miftahul Ulum dan Madrul Muttaqin. Untuk beasantri akan dilakukan secara berkesinambungan setiap bulan. Karena kami sudah bekerja sama dengan Baitul Maal wat Tamwil Nuansa Umat (BMTNU), Unit Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah (UPZIS) dan masing-masing lembaga pendidikan Islam yang ingin bergandengan tangan dengan kami," ungkapnya.

 

Kiai Quraisyi menginformasikan kepada seluruh lembaga pendidikan dan pesantren untuk mensukseskan program Ayo Mondok.

 

"Lewat LAZISNU, program Ayo Mondok akan terealisasi dan meringankan santri yang lemah di sisi ekonomi. Karena sudah ada madrasah dan perguruan tinggi yang mewajibkan staf akademiknya untuk menyisihkan hartanya untuk program ini, seperti yang dilakukan oleh Instika Guluk-Guluk, STKIP PGRI Sumenep, dan lainnya," pungkasnya.


Madura Terbaru