Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

Bipang Jangkar, Oleh-oleh Khas Pasuruan Kini Tersedia Aneka Rasa

Bipang Jangkar, Oleh-oleh Khas Pasuruan Kini Tersedia Aneka Rasa
Bipang jangkar khas Pasuruan. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila).
Bipang jangkar khas Pasuruan. (Foto: NOJ/ Rahma Salsabila).

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketika berkunjung ke suatu tempat, biasanya kita mencari oleh-oleh untuk orang di rumah. Tentunya benda atau makanan yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Nah, jika berkunjung ke Pasuruan, Anda harus tahu bipang jangkar merupakan salah satu oleh-oleh khas daerah tersebut.

 

Bahkan, kini bipang jangkar tidak lagi satu rasa. Tetapi sudah terdapat aneka rasa yang disediakan oleh produsen.

 

Pada umumnya, bipang adalah olahan yang terbuat dari bahan dasar beras atau jagung yang dipanaskan hingga mengembang pada suhu tinggi. Setelah itu dicampurkan dengan gula yang sudah dicairkan bersama vanili, baru kemudian dicetak. Sehingga tidak perlu diragukan lagi soal teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih manis.

 

Namun, dalam perkembangannya, kini bipang jangkar sudah dapat dinikmati dengan banyak varian rasa dan warnya yang tidak hanya putih. Selain menjual bipang original, ada juga varian tutty Fruty yang menyuguhkan rasa buah-buahan. Mulai dari kelapa, melon, strawberry hingga jeruk. Varian susu vanilla campur seperti susu strawberry, coffee cream dan masih banyak lagi.

 

Di pasuruan sendiri, pusat perbelanjaan oleh-oleh yang melegenda sejak tahun 1949 ini dapat ditemui di toko Bipang Jangkar yang terletak di Jalan Lombok No.36, Trajeng, Panggungrejo, Kota Pasuruan.

 

Di toko ini sudah disediakan jajanan ringan dalam berbagai kemasan, tergantung jumlah keluarga atau tetangga yang menanti oleh-oleh di rumah. Ada yang dijual dalam bentuk satuan, kemasan kecil atau besar, dan ada juga paket hemat.

 

 

Dikatakan bahwa bipang jangkar Pasuruan selalu mempertahankan kualitas rasanya dari dulu hingga sekarang. “Bipang kesayangan dari zaman dulu, mulai dari saya kecil hingga sekarang sudah jadi nenek, rasanya masih sama, tidak berubah,” ujar salah satu pembeli.

 

Penulis: Rahma Salsabila

Terkait

Jujugan Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini