• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Jujugan

Jombang Miliki Kampung Samiler, Lokasinya Tidak Jauh dari Tebuireng

Jombang Miliki Kampung Samiler, Lokasinya Tidak Jauh dari Tebuireng
Bupati Jombang, Camat Diwek dan Kepala Desa Kayangan saat peresmian gapura sentra industri kerupuk samiler. (Foto: NOJ/LKt)
Bupati Jombang, Camat Diwek dan Kepala Desa Kayangan saat peresmian gapura sentra industri kerupuk samiler. (Foto: NOJ/LKt)

Jombang, NU Online Jatim
Jombang saat ini tidak semata dikenal sebagai kawasan religi karena terdapat makam muassis atau pendiri Nahdlatul Ulama dan beberapa pesantren besar. Yang terbaru, ada sentra Industri kerupuk samiler, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari Pondok Pesantren Tebuireng.


Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab secara khusus meresmikan gapura dan meluncurkan Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, sebagai sentra industri kerupuk samiler. Peresmian yang sekaligus dirangkai dengan penyerahan berbagai bantuan untuk produsen itu dilaksanakan di Balai Desa Kayangan, Jumat (19/08/2022).


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perkembangan Desa Kayangan sebagai sentra industri kerupuk samiler,” kata Bupati Mundjidah Wahab saat sambutan.


Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Secara simbolis Bupati Mundjidah juga menyerahkan Surat Keputusan Bupati Jombang Nomor 188.4.45/262/415.10.1.3/2022 tentang Sentra Industri Kerupuk Samiler di Desa Kayangan dan hibah Logo Ikon Kampung Salmiler kepada Kepala Desa Kayangan, Tutik Handayani.


“Dengan ditetapkannya Desa Kayangan sebagai sentra industri kerupuk samiler, saya berharap dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, meningkatkan daya tarik sebagai desa wisata, dan meningkatnya promosi produk oleh-oleh khas Jombang,” harap perempuan yang juga Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jombang ini.


Dirinya berharap produk samiler yang ada saat ini dijaga kualitas dan kuantitas produksinya.  Karena itu upaya ke arah sana dengan menggandeng beragam kalangan harus dilakukan.


Potensi yang sudah ada ini seharusnya terus dikembangkan dengan aneka terobosan. Dari mulai menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk memajukan industri kecil menengah yang ada.


Bupati juga menyerahkan hibah papan dan gapura sentra industri kerupuk samiler, dan diterima Ketua Asosiasi Produsen Samiler Kayangan Mardiansyah Triraharjo. Kemudian hibah pelatihan diversifikasi bahan baku singkong, bantuan fasilitasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual Merek, dan bantuan fasilitasi sertifikat halal program Dana Alokasi Khusus TA 2022. Lalu bantuan fasilitasi sertifikat halal program kemitraan Bank Indonesia, dan bantuan pendampingan pendaftaran sertifikat halal program Sehati Kementerian Agama RI.


Pada kesempatan tersebut tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Kepala OPD terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang. Juga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Diwek, warga Desa Kayangan, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan para produsen kerupuk samiler.

 

Salah seorang warga menyampaikan bahwa memang penduduk menjadikan usaha samiler sebagai salah satu alternatif pemasukan keluarga. Karena itu, hampir seluruh warga di kawasan ini menjadikan usaha kerupuk samiler tersebut sebagai sumber penghidupan.


"Alhamdulillah, keluarga kami dan warga sekitar telah menjadikan kerupuk samiler ini sebagai penopang kebutuhan keluarga," kata Mukani.   


Guru di salah satu sekolah negeri di Jombang tersebut merasakan bahwa kerupuk samiler dapat dijadikan usaha yang cukup menjanjikan. Apalagi warga sekitar demikian mendukung. Dengan demikian, mereka saling membantu dalam produksi hingga pemasarannya.


Editor:

Jujugan Terbaru