• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 28 Januari 2023

Pendidikan

KSM Unisma Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Inovasi Produk Baru

KSM Unisma Gelar Pelatihan Digital Marketing dan Inovasi Produk Baru
KSM Tematik Unisma kelompok 103. (Foto: NOJ/Unisma)
KSM Tematik Unisma kelompok 103. (Foto: NOJ/Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan digital marketing. Kegiatan dipusatkan di kediaman pemilik Fandafa Grup ini dilaksanakan langsung oleh KSM Universitas Islam Negeri (Unisma) Kelompok 103, Kamis (11/08/2022). KSM Unisma ini di bawah koordinasi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Abdullah Syakur Novianto, S.E., M.M.


Fandafa Grup sendiri sebelumnya hanya menjual produk mentah dari kerupuk susu sejak 4 tahun yang lalu. Sehingga pelatihan ini dilakukan untuk memberikan inovasi produk baru serta mengenalkan pemasaran secara online yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan omset penjualan dari Fandafa Grup.


Ketua KSM Unisma Kelompok 103, Alfian mengatakan, perkembangan teknologi yang sangat pesat tentunya sangat berperan besar dalam membantu kegiatan pemasaran. Pemasaran produk yang semula hanya door to door sekarang berkembang ke arah pemasaran online. Dengan adanya kegiatan pelatihan digital marketing ini diharapkan UMKM dapat meningkatkan omset penjualannya.


“Pelatihan ini dimulai dengan melakukan pelatihan inovasi produk baru karena adanya peluang pasar,” katanya.


"Kita mempunyai planning untuk berinovasi pada produk kerupuk susu, karena kita melihat adanya peluang jika produk mentah yang dipasarkan di inovasi menjadi produk siap makan,” ujar salah satu anggota KSM Unisma Kelompok 103, Rita.


Adapun inovasi produk yang dilakukan oleh mahasiswa KSM yaitu membuat varian kerupuk susu yang terdiri dari rasa original dan pedas daun jeruk serta seblak instan. Varian ini dipilih mengingat belum banyak penjualan produk kerupuk susu di market place, sehingga target pasar pada penjualan ini yaitu anak-anak muda yang identik menyukai makanan pedas.


“Adapun kelebihan inovasi produk ini yaitu harga terjangkau dan tanpa bahan pengawet,” terangnya.


Selanjutnya yaitu pelatihan pembuatan foto katalog produk dan dilanjutkan edukasi digital marketing, yakni pembuatan akun WhatsApp Business disertai memasukkan foto katalog, pembuatan caption pada katalog serta harga dari setiap produk.


Pendidikan Terbaru