• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pendidikan

Penyuluhan Literasi Keuangan, KSM Unisma Gandeng OJK

Penyuluhan Literasi Keuangan, KSM Unisma Gandeng OJK
KSM Unisma gandeng Otoritas Jasa Keuangan. (Foto: NOJ/Humas)
KSM Unisma gandeng Otoritas Jasa Keuangan. (Foto: NOJ/Humas)

Malang, NU Online Jatim
Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik Kelompok 102 Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menggelar Penyuluhan Literasi Keuangan di gedung serba guna balai desa setempat, Jum’at (05/08/2022).


Dekan FEB Unisma, Nur Diana, S.E., M.Si menyampaikan,  kegiatan ini dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa. Ini merupakan program yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat desa terutama disini kaitannya dengan KSM yang merupakan program utama dari Unisma.


“FEB Unisma telah mengerahkan seluruh dosen dan mahasiswa untuk membuat gerakan-gerakan pemberdayaan masyarakat desa, yang mana kita akan menggunakan seluruh aspek organisasi yang ada di FEB Unisma,” ujarnya.


Dirinya menerangkan, salah satunya Galeri Investasi yang nantinya dapat memberikan edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa. Kegiatan penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh tingkat literasi keuangan masyarakat Desa Pungging yang masih tergolong kurang.


“Sehingga banyak masyarakat Desa Pungging yang terlilit hutang Pinjaman Online (Pinjol) serta investasi bodong,” terangnya.


Berdasarkan kondisi tersebut, KSM Tematik Kelompok 102 Desa Pungging menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dalam pengelolaan serta investasi keuangan yang lebih baik demi kesejahteraan yang berkelanjutan.


“Ini sesuai dengan tema KSM Tematik tahun 2022, yaitu ‘Bersama Masyarakat Membangun Kampung Sejahtera yang Berkelanjutan’,” paparnya.


Di awal pemaparan materi penyuluhan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Malang, Sugiarto Kasmuri menyampaikan tugas dan fungsi OJK antara lain mengatur dan mengawasi industri jasa keuangan serta melindungi konsumen dan masyarakat.


“Pentingnya pengelolaan keuangan karena sumber daya yang kita miliki terbatas, sedangkan kebutuhan dan keinginan kita tidak terbatas sehingga diperlukan pengelolaan keuangan sedemikian rupa agar kebutuhan saat ini tercukupi sementara kebutuhan serta keinginan masa depan tersiapkan,” tandasnya.


Dalam hal pengelolaan dana erat kaitannya dengan risiko yang akan timbul di kemudian hari. Beberapa bentuk investasi berdasarkan risikonya yaitu pertama, investasi yang aman masyarakat dapat memilih tabungan, deposito atau obligasi pemerintah. Kedua, risiko sedang antara lain gadai emas, unit link, reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap. Ketiga, risiko tinggi antara lain reksadana saham dan saham. Keempat, risiko sangat tinggi yaitu arisan berantai dan money game.


“Dua hal yang harus diperhatikan masyarakat dalam berinvestasi pertama legalitas, baik legalitas badan hukumnya maupun legalitas usahanya, kedua produknya harus logis, hal ini kaitannya dengan kewajaran tingkat return yang akan diberikan,” pungkasnya.


Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring ini dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Malang Sugiarto Kasmuri, Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Jawa Timur Dewi Sriana Rihantyasni, East Regional Manager PT Indopremier Sekuritas Adhe Citra Widiatmoko, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisma Nur Diana, S.E., M.Si, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Abdullah Syakur Novianto, S.E., M.M, Ibu PKK serta mahasiswa KSM Tematik Desa Pungging.


Pendidikan Terbaru