• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 29 November 2022

Pendidikan

Mahasiswa KSM Unisma Sosialisasi Cegah Covid-19 di Madrasah

Mahasiswa KSM Unisma Sosialisasi Cegah Covid-19 di Madrasah
Mahasiswa KSM Unisma saat memberikan kenang-kenangan kepada siswa MI Nasyrul Ulum. (Foto: NOJ/Dokumen Unisma)
Mahasiswa KSM Unisma saat memberikan kenang-kenangan kepada siswa MI Nasyrul Ulum. (Foto: NOJ/Dokumen Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Berdasarkan hasil data pada tanggal 16 Februari 2022, kasus Covid-19  kembali melonjak di Kota Malang dan sekitarnya. Lewat akun Instagram resmi @pemkotmalang, ditemukan konfirmasi positif sebanyak 21.033 orang, sembuh 17.080 orang, dalam pemantauan 2.816 orang dan meninggal sebanyak 1.137 orang. Ternyata, permasalahan Covid-19 masih terus saja menghantui sampai detik ini.

 

Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik kelompok 7 dan 8 Universitas Islam Malang (Unisma) mensosialisasikan protokol kesehatan atau prokes melalui penyuluhan cegah Covid-19. Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak MI Nasyrul Ulum, Dusun Bocek Krajan, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (16/02/2022).

 

Dalam kegiatannya, mahasiswa KSM Tematik kelompok 8 memberikan penyuluhan kepada siswa MI Nasyrul Ulum di empat kelas yang terdiri dari kelas 5A, 5B, 6A dan 6B. Sedangkan mahasiswa KSM Tematik kelompok 7 membantu membagikan masker di seluruh kelas 1 sampai kelas 4.

 

Karena lingkungan warga desa yang sulit memakai masker, kesadaran anak-anak MI Nasyrul Ulum dalam mematuhi protokol kesehatan juga rendah. Hal inilah yang membuat para anggota mahasiswa KSM Tematik kelompok 8 ini selalu mengingatkan pentingnya memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak bagi anak-anak.

 

Mereka menjelaskan kepada anak-anak tentang pemahaman bahaya virus Covid-19 dan penyebarannya. Mereka juga mengingatkan kepada anak-anak agar mau divaksin, karena vaksin dan masker adalah pasangan pelindung virus Covid-19 yang tak pernah lepas.

 

Bapak Sumain Kepala Sekolah MI Nasyrul Ulum mengharapkan bahwa dengan penyuluhan seperti ini, kegiatan pembelajaran di sekolah bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

 

Bahkan, ada salah satu komentar siswa kelas 6 bernama Falen membuat hati para mahasiswa ini semakin salut saat ditanya bagaimana kesan dari kegiatan ini. “Harapannya, Covid-19 ini bisa segera berlalu biar saya bisa belajar sama teman-teman lagi,” ujarnya.

 

Para Mahasiswa KSM Tematik ini juga berharap supaya seluruh siswa lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga prokes, mengingat kesadaran mereka masih sangat rendah.

 

Penulis: Chrisna Yuda Hartato


Pendidikan Terbaru