• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Pendidikan

Mahasiswa KSM Unisma Kunjungi UMKM Batik Tugu Mas Desa Jabung

Mahasiswa KSM Unisma Kunjungi UMKM Batik Tugu Mas Desa Jabung
Mahasiswa KSM Unisma kelompok 47 saat melakukan kunjungan Batik Tugu Mas Jabung bersama pemiliknya Ibu Kuspah. (NOJ/Dokumen Unisma)
Mahasiswa KSM Unisma kelompok 47 saat melakukan kunjungan Batik Tugu Mas Jabung bersama pemiliknya Ibu Kuspah. (NOJ/Dokumen Unisma)

Malang, NU Online Jatim
Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) kelompok 47 Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan kunjungan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) batik yang dijalankan oleh Kuspah di Dusun Mindi, Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Sabtu (05/03/2022).

 

Dari hasil kunjungan, batik yang diberi nama ‘Batik Tugu Mas Jabung’ ini mampu mengangkat Desa Jabung, sehingga batik tersebut menjadi corak ciri khas simbol disana.

 

Batik Tugu Mas Jabung memiliki motif khas tugu dan topeng merupakan jenis batik tulis, sehingga dalam proses pembuatannya membutuhkan sketsa dan proses mencanting. Corak tugu mas sendiri diambil dari ikon Tugu Jabung dan Tugu Pahlawan yang ada di Desa Jabung. Corak ini sangat menarik bagi semua kalangan, terutama bagi masyarakat Malang.

 

Kuspah selaku pemilik UMKM batik ini mendapat mandat dari Lurah Desa Jabung, Anik Sri Hartatik, S.E., M.E. untuk melakukan sketsa dan mencanting sesuai pesanan.

 

"Disini hanya melakukan sketsa dan canting, bahan cantingnya dari getah pinus. Semua alat dan bahan termasuk kain sudah disediakan oleh Ibu Lurah dari Solo secara online," katanya.

 

Dirinya menerangkan, tahap pewarnaan juga dilakukan di rumah Ibu Lurah. Sementara untuk proses sketsa dan mencanting yang dilakukannya dapat memakan waktu paling cepat setengah hari.

 

“Paling lambat sekitar 1-2 hari, tergantung dari seberapa rumit motif batik yang dipesan,” terangnya.

 

Penulis: Hengki Vicky Wijaya


Editor:

Pendidikan Terbaru