• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Jujugan

Puncak Banyu Langse, Lokasi Healing Sekaligus Ngopi yang Adem di Tuban

Puncak Banyu Langse, Lokasi Healing Sekaligus Ngopi yang Adem di Tuban
Foto: ATJ Project
Foto: ATJ Project

Tuban, NU Online Jatim

Di Kabupaten Tuban terdapat banyak warung kopi yang letaknya berada di daerah perbukitan. Salah satunya adalah Puncak Banyu Langse  di Desa Boto, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

 

Di Puncak Banyu Langse  inilah terdapat warung kopi yang menyuguhkan konsep sesederhana mungkin. Tidak seperti warung kopi lainnya yang biasa disebut cafe dengan fasilitas yang modern dan kekinian.

 

Bagi Anda yang berkunjung ke Puncak Banyu Langse  ini akan bisa menikmati udara sejuk. Selain itu juga bisa menikmati pemandangan alam dari ketinggian, seperti area pedesaan, perkotaan, persawahan dan lautan dengan mata telanjang.

 

Hampir setiap hari Puncak Banyu Langse  ramai orang, bahkan bukan hanya masyarakat lokal saja yang datang, akan tetapi dari berbagai daerah untuk sekadar refreshing dengan menikmati pemandangan alam.

 

Selain menjadi tempat ngopi dan tempat refreshing atau healing-istilah kekinian. Puncak Banyu Langse  sering dijadikan sebagai tempat untuk mengadakan pelatihan dari berbagai elemen. Baik organisasi, komunitas, maupun agenda masyarakat Desa Boto itu sendiri.

 

Karena seringnya dijadikan sebagai tempat pelatihan, sehingga dibangun beberapa bangunan dan tempat peristirahatan. Di sekitaran area tersebut juga terdapat beberapa gazebo, sehingga para pengunjung bebas memilih tempat ngopi.

 

Di sana juga menyediakan makanan dan minuman dengan harga standar, dan paling penting di Puncak Banyu Langse  bebas parkir dan terjaga keamanannya.

 

“Di Puncak Banyu Langse  ada beberapa gazebo yang tersedia, tinggal pilih yang mana bebas, tergantung kenyamanan,” ujar Tikno, salah satu masyarakat dari Desa Boto.

 

Sementara itu, lanjut Tikno, di bawah Puncak Banyu Langse , terdapat aliran sungai yang indah diapit pegunungan memanjang dan menjadi pembatas antara Desa Boto dan Jadi. Sehingga membuat betah para pengunjung yang datang ke lokasi.

 

“Ya bisa kita lihat, di sini pemandangannya sangat bagus, adem lah kalau kita bisa menikmatinya,” tambahnya.

  

Aliran sungai tersebut selain bisa dinikmati dari atas bukit juga bisa didekati secara langsung untuk sekadar bermain air di sana. Bahkan di setiap sore hari masih banyak masyarakat sekitar yang berdatangan ke Sungai Banyu Langse  untuk sekadar mandi dan mencuci baju.


Editor:

Jujugan Terbaru