• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Jujugan

Telur dan Tumpeng, Sajian Khas yang Selalu Tersedia saat Maulid

Telur dan Tumpeng, Sajian Khas yang Selalu Tersedia saat Maulid
Telur dan tumpeng selalu tersedia saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/MKr)
Telur dan tumpeng selalu tersedia saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: NOJ/MKr)

Di kalender nasional disebutkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini yakni 2022 atau 1444 H bertepatan pada Sabtu (08/10/2022). Dan kebesaran hari Maulid Nabi Muhammad SAW selalu diiringi dengan perayaan mulai dari hidangan sedekah atau selamatan, tumpengan dan tradisi shalawatan. Beberapa daerah memiliki acara berbeda yang tentu saja menjadi ciri khas dan membedakan dengan kawasan lain.


Namun yang juga tidak pernah lepas saat tradisi maulid adalah tersedianya tumpeng kembar sebagai perayaan. Tumpeng nasi kuning yang penuh hiasan bermakna itu tak lepas dengan adanya menu wajib yakni telur.


Lantas apa makna telur maulid? Di setiap daerah mungkin memiliki tradisi telur maulid yang berbeda. Pertanyaannya, apakah telur maulid sama seperti telur paskah dimana makna telur paskah merupakan simbol musim semi? Di masa silam, di Persia orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.


Dan ternyata berdasar dari narasumber, sejumlah kalangan menjelaskan bahwa makna telur justru berbeda karena telur maulid adalah telur terdiri atas tiga bagian; kulit, putih telur, dan kuning telur. Bahwa kulit telur itu berarti iman, putih telur artinya Islam, dan kuning telur artinya ihsan. Selain itu, telur dimaknai sebagai anak-anak ayam (bebek atau telor).


Dulu, sebagian masyarakat hanya menggunakan telur bebek. Ini dimaksudkan umat Islam mengikuti dan meneladani sang Nabi layaknya bebek, berbaris rapi, mengikuti panduan sang pemimpin. Rasa syukur menyambut kelahiran Nabi Muhammad teladan umat Islam diungkapkan dengan rasa gembira, rasa sumringah melalui simbol-simbol aneka warna kertas dan hiasan telurnya.


Selain itu, pada hidangan tumpeng Maulid terdapat hidangan yang ditusuk bambu. Tusuk bambu melambangkan adanya kelurusan, kekuatan, keteguhan layaknya pohon bambu yang tumbuh menjulang tinggi. Demikianlah maulid diharapkan memberikan makna kepada umat Islam untuk selalu teguh, lurus dan menjulang tinggi meneladani Nabi Muhammad manusia mulia dan luhur.


Bagaimana tradisi maulid di tempat Anda?


Jujugan Terbaru