• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Kediri Raya

Giliran Blitar Raya Dikunjungi Turba PWNU Jatim

Giliran Blitar Raya Dikunjungi Turba PWNU Jatim
Silaturrahim dan Turba PWNU Jatim di Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). (Foto: NOJ/INF)
Silaturrahim dan Turba PWNU Jatim di Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). (Foto: NOJ/INF)

Blitar, NU Online Jatim

Agenda Turun ke Bawah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Turba PWNU) Jawa Timur berlanjut ke Blitar Raya yang ditempatkan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). Kegiatan diikuti seluruh pengurus PCNU, badan otonom, dan lembaga NU se Blitar Raya.

 

Alunan shalawat dari Grup Sholawat Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Desa Dawuhan, Kota Blitar, mengawali acara turba yang disiarkan secara langsung melalui chanel YouTube Ponpes Nurul Ulum. Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar terlihat hadir.

 

Ketua Panitia Lokal Sarianto mengungkapkan, pihaknya sudah mengkondisikan lokasi turba sesuai dengan protokol kesehatan, mulai dari menyediakan hand sanitizer, cek suhu sebelum masuk lokasi dan tempat duduk yang diatur dengan menjaga jarak dan dikawal penuh oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

 

Sarianto menjelaskan, PCNU Kota Blitar menyambut baik adanya turba ini. Sebab, di Kota Blitar sudah banyak orang NU namun belum tergerak untuk ikut serta dalam kepengurusan,. Diharapkan, adanya turba PWNU Jatim ini dapat membantu dan mengawal kami terutama sektor perekonomian masyarakat Nahdliyin.

 

"Nanti Kami akan sampaikan aset-aset milik PCNU Kota Blitar seperti lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan aset bersama lainnya. Kami harapkan PWNU dapat memberikan solusi dan pengawalan terhadap persoalan ekonomi masyarakat nahdliyin di Kota Blitar," tandas Sarianto.

 

Editor: Nur Faishal


Kediri Raya Terbaru