• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 11 Agustus 2022

Kediri Raya

Kiai Anwar Iskandar Ingatkan Pengurus NU Tulus dalam Berkhidmat

Kiai Anwar Iskandar Ingatkan Pengurus NU Tulus dalam Berkhidmat
Acara Turba PWNU Jatim di Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). (Foto: NOJ/RS)
Acara Turba PWNU Jatim di Kota Blitar, Ahad (06/06/2021). (Foto: NOJ/RS)

Blitar, NU Online Jatim
Mengabdi di NU dibutuhkan keikhlasan agar mendapatkan ridla Allah. Untuk mencapai tujuan tersebut maka butuh kebersihan hati dalam berkhidmah. Ungkapan tersebut disampaikan KH Anwar Iskandar, Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur saat memberikan taujihat syuriah Turba PWNU Jawa Timur.

 

“Tidak ada tujuan apa-apa kecuali mencari ridla Allah,” ungkap KH Anwar Iskandar, Ahad (06/06/2021).

 

Hal tersebut juga sebagai upaya untuk membantu agama Allah.

 

"Jika kamu membantu agama Allah, maka Allah akan membantu kamu,” katanya.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin, Ngasinan, Kota Kediri tersebut mengajak para hadirin bersyukur ditakdirkan menjadi umat Islam dan diberi amanah menjaga peninggalan para wali sebagai awal perjuangan membantu agama Allah.

 

“Kita harus bersyukur telah ditakdirkan mengabdi di NU,” ajaknya.

 

Oleh karena itu, muassis NU meletakkan NU dengan tujuan untuk memperjungkan tegaknya syariah Islam Aswaja di Indonesia.

 

“Ukuran pengurus berhasil atau tidak dilihat dari tegaknya syariah Islam Aswaja,” ucapnya.

 

Cita-cita yang demikian bisa tercapai dengan berijtihad dengan berbagai cara.

 

“Bisa dengan pendidikan dengan beragam orientasi namun harus tetap pada koridor NU. Maka pendidikan harus menanamkan nilai-nilai Aswaja kepada para santri,” jelasnya.

 

NU juga harus memberikan kemaslahatan kepada Nahdliyin. Itu adalah landasan untuk berkehidupan dengan baik. 

 

“Karena orang tidak bisa beribadah jika tidak ada kesejahteraan. Maka dari itu ada mabadi’ khoiru ummah,” pungkasnya.

 

Editor: Nur Faishal


Kediri Raya Terbaru