• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 28 Mei 2022

Kediri Raya

LKNU Blitar Getol Latih Kader Pesantren Cegah Tuberculosis

LKNU Blitar Getol Latih Kader Pesantren Cegah Tuberculosis
Peningkatan Kapasitas Kader Pesantren demi cegah Tuberculosis oleh LKNU Blitar. (Foto: NOJ/Ika Nur Fitriani).
Peningkatan Kapasitas Kader Pesantren demi cegah Tuberculosis oleh LKNU Blitar. (Foto: NOJ/Ika Nur Fitriani).

Blitar, NU Online Jatim

Di lingkungan pesantren rentan terjadi penularan penyakit tuberculosis (TB). Melihat kondisi ini, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas kader pesantren di bidang kesehatan.

 

Kegiatan ini diikuti 20 peserta perwakilan dari lima pesantren. Pelatihan tersebut dipusatkan di graha NU Blitar, selama dua hari sejak Sabtu (18/09/2021) hingga Senin (19/09/2021).

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar, KH Masdain Rifai menyampaikan, bahwa kegiatan ini hendaknya dilakukan bersama demi peningkatan kualitas kesehatan di pesantren.

 

“Hal ini dilakukan agar kualitas kesehatan di lingkungan pondok pesantren semakin meningkat dan kesadaran akan pentingnya hidup sehat tertata dengan baik,” ujarnya saat membuka acara.

 

Sekretaris LKNU Kabupaten Blitar, Novan menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas para santri kader kesehatan di pondok pesantren. Nantinya, para peserta tersebut akan melakukan kegiatan Survey Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).

 

"Mereka nantinya juga akan menjadi motor penggerak upaya penyadaran terhadap masalah kesehatan di lingkungan pesantren," tuturnya.

 

Sementara koordinator pelaksana kegiatan, Juni Arifin mengungkapkan dalam kegiatan tersebut juga melibatkan bidang promosi kesehatan (promkes) Dinkes Kabupaten Blitar dan perwakilan Puskesmas yang menangani program TB.

 

 

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan ada sinergitas pesantren dengan pihak terkait, utamanya dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan di pesantren," pungkas Juni Arifin.

 

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru