• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Keislaman

Doa dari Rasulullah agar Hujan Tidak Mengakibatkan Banjir

Doa dari Rasulullah agar Hujan Tidak Mengakibatkan Banjir
Banser dan CBP IPNU membantu warga saat banjir. (Foto: NOJ)
Banser dan CBP IPNU membantu warga saat banjir. (Foto: NOJ)

Musim hujan telah tiba. Curahan air hujan turun dengan deras dari langit. Di beberapa kawasan malah terjadi banjir dan tidak sedikit yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

 

Pada saat yang sama, manusia disarankan untuk melakukan antisipasi agar hujan tidak menjadi musibah berupa banjir dan sejenisnya. Demikian pula upaya batin juga dilakukan berupa berdoa agar hujan tidak menyebabkan banjir.

 

Kaum muslimin didorong untuk memperbanyak doa berikut:


 اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ 

 

Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari. 

  

Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudharatkan). Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon. 

 

Dari mana doa ini diambil? Yakni diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang dinukil oleh Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Al-Wabilus Shayyib minal Kalimit Thayyib, (Kairo, Darud Diyan lit Turats: 1987 M/1408 H, halaman: 176). 

 

Doa ini dibaca oleh Rasulullah saat khutbah Jumat berlangsung ketika seorang sahabat datang melapor bahwa hujan deras yang selama sekira enam hari berlangsung. Berdasarkan laporan, kondisi membuat masyarakat kehilangan harta benda dan merusak fasilitas jalan.

 

Mari sempatkan berdoa untuk kebaikan bersama. 


Editor:

Keislaman Terbaru